Atasi Banjir Cempaka Putih, DKI Bangun Empat Rumah Pompa Baru

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) resmi memulai pembangunan empat rumah pompa baru di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat sistem polder dalam mereduksi debit air dan meminimalisasi risiko banjir di sepanjang Jalan Letjen Suprapto serta wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat.
 

Baca Juga :

BPBD DKI: Puluhan Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir

"Upaya ini difokuskan pada kawasan rawan genangan, khususnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat. Hadirnya rumah pompa ini diharapkan dapat memperkuat sistem polder dan mempercepat pembuangan air sehingga genangan dapat surut lebih cepat di titik-titik rawan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat meninjau lokasi, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, memerinci bahwa keempat rumah pompa tersebut tersebar di dua titik Jalan Letjen Suprapto dan dua titik di Jalan Cempaka Putih Barat 26. Total kapasitas dari keempat fasilitas ini mencapai 18 meter kubik per detik atau setara 18.000 liter per detik.

“Kapasitas tersebut diharapkan mampu menangani genangan pada area hampir 250 hektare di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya. Pembangunan rumah pompa tersebut telah dikontrakkan pada akhir Desember 2025. Saat ini, proses mobilisasi alat sedang berlangsung. InsyaAllah, pembangunan fisik akan dimulai pada bulan depan,” jelas Ika.
 

Baca Juga :

Tiga Pompa Dikerahkan untuk Mengatasi Banjir 1 Meter di Cakung


Rincian kapasitas masing-masing rumah pompa meliputi:
  • Rumah Pompa Cempaka Putih (Jl. Letjen Suprapto Barat): 3 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih (Jl. Letjen Suprapto Timur): 5 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat (Sisi Utara): 4 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat (Sisi Selatan): 6 meter kubik per detik.
Proyek ini menjadi bagian dari program prioritas penanganan banjir di Jakarta Pusat, mengingat Jalan Letjen Suprapto merupakan jalur urat nadi transportasi yang kerap terganggu saat intensitas hujan tinggi. Dengan dimulainya konstruksi fisik bulan depan, Pemprov DKI optimis sistem pengendalian air di kawasan tersebut akan jauh lebih efektif.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rusdi Masse Blak-blakkan Ungkap Alasan Gabung PSI dan Tinggalkan NasDem
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Nasib Guru SD Pamulang di Tengah Mediasi dan Laporan yang Belum Dicabut
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Dua Kali Diperiksa KPK, Tersangka Korupsi Haji Irit Bicara
• 12 jam laluidntimes.com
thumb
Pemotor Lawan Arah Terobos Banjir di Daan Mogot, Lalu Lintas Macet Parah
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.