Jakarta, tvOnenews.com - Klub Liga Italia, AC Milan, semakin bergerak agresif di sisa waktu bursa transfer dengan fokus memperkuat lini pertahanan. Rossoneri kini menaruh harapan pada Nathan Ake, bek Manchester City yang mulai kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.
Ketertarikan Milan terhadap Aké bukan tanpa alasan. Rossoneri membutuhkan tambahan pengalaman dan kedalaman skuad di sektor belakang tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal.
Kondisi finansial membuat Milan sangat selektif dalam menentukan target transfer. Opsi berbiaya rendah atau skema peminjaman dengan klausul pembelian menjadi formula paling realistis untuk diwujudkan.
Dalam beberapa hari terakhir, nama Nathan Aké mencuat sebagai kandidat serius. Bek tim nasional Belanda itu dinilai cocok dengan kebutuhan taktis Milan sekaligus memiliki jam terbang tinggi di level elite.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus sejak awal. Manchester City hingga kini belum memberikan sinyal hijau untuk melepas sang pemain dalam waktu dekat.
Pep Guardiola disebut masih ingin mempertahankan Aké. Pelatih asal Spanyol itu mempertimbangkan kondisi lini belakang City yang kerap diterpa badai cedera sepanjang musim.
Situasi ini membuat Milan harus bersabar dan memainkan strategi dengan cermat. Mereka menyadari bahwa negosiasi dengan klub sekelas Manchester City tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
Pakar transfer Fabrizio Romano turut memberikan pembaruan terkait situasi ini. Dalam laporan terbarunya, Romano menyebut akan ada pertemuan penting yang berpotensi menentukan arah masa depan Aké.
Aké sendiri dikabarkan ingin mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten. Keinginan tersebut sejalan dengan harapan pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman.
Koeman disebut ingin melihat Aké tampil reguler jelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Menit bermain dinilai menjadi faktor krusial agar sang bek tetap berada dalam performa terbaiknya.
Meski ada ketertarikan dari Milan, Manchester City masih menunjukkan sikap defensif. Hingga kini, belum ada indikasi kuat bahwa klub siap membuka pintu negosiasi.
Pertemuan antara manajemen City dan Pep Guardiola dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Agenda tersebut diyakini untuk mengevaluasi situasi skuad di hari-hari terakhir bursa transfer.




