Deforestasi Terbukti Memperparah Durasi Gelombang Panas Global

liputan6.com
23 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Deforestasi dan pengembangan lahan yang cepat mengintensifkan secara signifikan gelombang panas melampaui dampak pemanasan global, menurut studi terbaru.

Studi tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal Communications Earth & Environment, menemukan deforestasi dan pemanfaatan lahan yang tidak terencana menjadi penyebab panas, yang memperburuk gelombang panas melampaui dampak gas rumah kaca, urai Australian Research Council Center of Excellence for 21st Century Weather pada Rabu (28/1).

Advertisement

BACA JUGA: Dampak Banjir Lumpur Gunung Slamet, Pasokan Air Bersih di Banyumas Sempat Terganggu

Temuan itu sangat relevan dengan tantangan iklim yang dihadapi Australia saat ini, termasuk gelombang panas terbaru yang melanda sebagian besar wilayah negara itu pada Januari, yang disertai kebakaran hutan dan lahan, ujar Oluwafemi Adeyeri, penulis utama studi itu yang juga center research fellow yang berbasis di Australian National University.

Tim peneliti menunjukkan hilangnya vegetasi menyebabkan lanskap kehilangan sistem pendinginan alaminya.

"Hal ini memperkuat panas secara lokal, dan saat dipadukan dengan kelembapan, menghasilkan gelombang panas yang lebih berbahaya dan berlangsung lebih lama," tutur Adeyeri seperti dilansir Antara.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gus Yahya Akan Maju Lagi Jadi Ketum di Muktamar PBNU?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Apa pun, Pakai Ini Pasti Lancar!
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
IHSG Bangkit Usai Tekanan, Dibuka Menguat Lebih dari 1 Persen
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Efek Domino Bisa Merembet ke Iklim Investasi
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Terpopuler: Real Madrid Dipermalukan Kiper Benfica, Reaksi Jose Mourinho Bikin Heboh
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.