Influencer Chiki Fawzi mengaku sempat mendapat panggilan kembali dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait petugas haji. Sebelumnya, Chiki sempat membagikan informasi di akun media sosialnya terkait pencopotannya sebagai calon petugas haji.
Namun, tak lama berselang Chiki dikabarkan dihubungi lagi oleh pihak Kemenhaj. Akan tetapi, dia tetap tidak menjadi calon petugas haji.
"Iya sempat [dihubungi Kemenhaj]," kata Chiki saat dikonfirmasi, Kamis (29/1) malam.
Ia juga mengaku sudah ikhlas dengan keputusan tersebut.
"Saya sudah ikhlas. Biar closure," kata dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut setidaknya ada enam calon petugas yang gugur karena sakit.
"Ada yang ternyata MCU-nya penyakit jantung. Bahkan ada yang harus dipasang ring. Kemudian rekomendasi dokter itu tidak bisa ikut. Kemudian dicopot. Setidaknya ada enam," kata Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (29/1).
Selain karena sakit, calon petugas lain yang gugur karena tidak disiplin. Salah satunya terkait kehadiran kelas. Dalam Diklat PPIH Arab Saudi, peserta wajib absen dalam setiap kegiatan, baik itu apel hingga penyampaian materi.
Penilaian aspek tersebut dilakukan oleh tim pelatih yang melibatkan internal kementerian, TNI-Polri.
"Nah tim pelatih-pelatih ini tentu punya kriteria. Dan kami serahkan sepenuhnya. Pak Menteri dan saya tidak pernah ikut campur terkait dengan kriteria dan standar penilaian mereka. Misalnya ya kehadiran. Kehadiran kan semuanya diharapkan full 100 persen bisa mengikuti," kata dia.
"Kemudian kedisiplinan. Kemudian ketertiban dan macam-macam," sambungnya.





