BMKG Imbau Waspadai Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 30 Januari-2 Februari 2026

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi gelombang tinggi. (Sumber: Envato/Beachbumledford)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku mulai 30 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan analisis kondisi sinoptik dan pola angin, sejumlah wilayah maritim di Indonesia berpeluang mengalami gelombang tinggi yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry.

BMKG melalui laman resminya menjelaskan, secara umum, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 6 hingga 20 knot.

Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bergerak dari barat hingga barat laut dengan kecepatan 6 hingga 30 knot.

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Periode 29 Januari-13 Februari 2026

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar dan Laut Arafuru. Kondisi ini turut mendorong peningkatan ketinggian gelombang laut di sejumlah perairan nasional.

Gelombang dengan tinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah berikut:

  • Samudra Hindia selatan Banten
  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Samudra Hindia barat Bengkulu
  • Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
  • Samudra Hindia barat Kep. Nias
  • Selat Malaka bagian utara
  • Samudra Hindia barat Aceh
  • Selat Karimata bagian utara dan selatan
  • Laut Jawa bagian barat, tengah, dan timur
  • Laut Bali
  • Laut Sumbawa
  • Selat Makassar bagian selatan
  • Laut Sulawesi bagian timur
  • Samudra Pasifik utara Papua Barat
  • Laut Arafuru bagian tengah, timur, dan utara
  • Laut Seram

Sementara gelombang dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter atau tergolong kategori tinggi, berpeluang terjadi di perairan berikut:

  • Samudra Hindia selatan Jawa Barat
  • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
  • Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur
  • Samudra Hindia selatan Bali
  • Samudra Hindia selatan NTB
  • Samudra Hindia selatan NTT
  • Laut Arafuru bagian barat
  • Laut Maluku
  • Samudra Pasifik utara Maluku
  • Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
  • Samudra Pasifik utara Papua
  • Laut Natuna Utara

Baca Juga: BPBD Turun Tangan, Evakuasi Dramatis Pria 200 Kilogram di Surabaya

BMKG juga menyampaikan saran keselamatan pelayaran, khususnya bagi:

  • Perahu Nelayan, yang berisiko saat angin mencapai 15 knot dan gelombang mencapai 1,25 meter
  • Kapal Tongkang, dengan risiko pada kecepatan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter
  • Kapal Ferry, yang perlu waspada ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter

Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • gelombang tinggi
  • bmkg
  • peringatan dini
  • 4 meter
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
MSCI Goyang IHSG, OJK Akan Berkantor di BEI demi Jaga Kepercayaan Investor
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Ratusan Kontainer Limbah B3 Menumpuk di Pelabuhan Batu Ampar Batam
• 44 menit lalubisnis.com
thumb
Potret Aksi teman kumparan Padel Club Main Bareng Edisi kumparan 9th Anniversary
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Usai Curhatannya Viral, Chiki Fawzi Diminta Kembali jadi Petugas Haji
• 15 jam lalucumicumi.com
thumb
Miris, Sriwijaya FC Dibantai 0-15 di Championship 2025/2026
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.