BANDUNG, KOMPAS.TV - Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir mengungkapkan pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penanganan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Anggaran tersebut, kata Ade, diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026.
"Darurat bencana sudah ditetapkan oleh Pak Bupati selama 14 hari. Kami sudah siapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari BTT," kata Ade dalam keterangannya pada Kamis (29/1/2026).
Menurut Ade, anggaran Rp7,3 miliar yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat difokuskan untuk tiga klaster utama penanganan bencana.
Baca Juga: Update Longsor Cisarua: Total 55 Kantong Jenazah Dievakuasi, 25 Orang Masih dalam Pencarian
Pertama, klaster bidang kesehatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) guna mengakomodasi layanan kesehatan bagi pengungsi dan relawan.
Kedua, klaster sosial melalui Dinas Sosial untuk mengelola logistik bantuan, penanganan pengungsi, serta pemulihan psikososial.
Ketiga, penanganan kebencanaan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mengoordinasikan logistik kebencanaan dan kebutuhan operasional lainnya.
"Jadi, kita koordinasi mulai dari pengobatan, identifikasi DVI, kebutuhan operasional alat berat, kebutuhan dapur umum, dan lainnya," ujar Ade dilansir dari Antara.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, bencana longsor terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) lalu.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- longsor cisarua
- pemkab bandung barat
- penanganan longsor cisarua
- korban longsor
- bandung barat
- longsor




