Bisnis.com, JAKARTA — PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menargetkan produksi emas dari Tambang Emas Pani (Pani Gold Mine/PGM) bisa lebih dari 90.000 ounce pada 2026.
Adapun, tambang emas yang berlokasi di Gorontalo itu ditargetkan dapat memulai memproduksi emas pada kuartal I/2026.
GM Corporate Communication Merdeka Copper Gold Tom Malik menjelaskan, Tambang Emas Pani dikelola oleh anak usaha MDKA, yakni PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS). Adapun, EMAS baru saja melakukan initial public offering (IPO) pada September 2025.
Tom menuturkan, pada prospektus awal IPO, target produksi emas dari Tambang Emas Pani mencapai sekitar 80.000 hingga 90.000 ounce. Namun, dia mengatakan potensi produksi akan lebih besar dari target awal.
Sebab, EMAS terus mempercepat pembangunan dan operasional tambang itu. Menurutnya, Tambang Emas Pani kini lebih siap untuk mulai berproduksi.
"Kalau dari waktu kita IPO, di prospektus itu untuk tahun ini [target produksi] sekitar 80.000-90.000 ounce. Targetnya mungkin bisa lebih, tergantung. Karena waktu itu kan belum sejauh ini progresnya ya," ujar Tom kepada Bisnis, Kamis (29/1/2026).
Tom pun mengatakan, dengan dimulainya produksi pada Tambang Emas Pani, MDKA bakal memiliki dua tambang emas yang beroperasi penuh pada tahun ini. Adapun, satu tambang lainnya, yakni Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur.
Dengan beroperasinya kedua tambang itu, produksi emas MDKA pun diproyeksi bakal lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, Tom tak memerinci secara detail di level berapa target produksi konsolidasi perusahaan pada tahun ini.
"Jadi yang pasti produksinya akan naik dengan cukup signifikan, dengan harga emas lagi cantik-cantiknya tentunya akan nge-boost revenue-nya untuk 2026," ucap Tom.
Asal tahu saja, dari sisi sumber daya, Tambang Emas Pani memiliki cadangan bijih emas (ore reserve) sekitar 4,8 juta ounces emas, dari perkiraan sumber daya mineral (mineral resource estimate) lebih dari 7 juta ounces emas.
Dengan skala tersebut, Pani Gold Mine menempati posisi sebagai salah satu tambang yang mempunyai deposit emas primer terbesar di Indonesia, sekaligus memperkuat fundamental pertumbuhan jangka panjang Perseroan.
Seiring dengan optimalisasi operasi heap leach dan pengembangan fasilitas carbon-in-leach (CIL), Tambang Emas Pani berpotensi menghasilkan lebih dari 500.000 ounce emas per tahun pada puncak produksi, menjadikannya sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik.
Baca Juga
- Manfaatkan Reli Harga Emas, MDKA Percepat Belanja Modal Tambang Emas Pani
- Merdeka Gold (EMAS) Mulai Ore Feeding di Tambang Emas Pani
- MDKA Ungkap Progres Proyek Tambang Emas Pani milik Merdeka Gold



