Ketegangan AS dan Iran Memuncak, Picu Perang Besar atau Sekadar Tekanan Militer? | SAPA MALAM

kompas.tv
16 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Pemerintah Iran menolak segala bentuk pembicaraan dengan Amerika Serikat, selama Washington terus mengancam dengan tindakan militer.

Lewat media sosialnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan tidak mungkin ada negosiasi dalam suasana ancaman. 

Menurut Araghchi, jika AS ingin negosiasi mereka harus meninggalkan ancaman, tuntutan dan isu-isu yang tidak relevan lainnya. 

Dalam unggahan di media sosialnya, Araghchi juga menegaskan pasukan Iran siap untuk menanggapi setiap bentuk agresi dari pihak luar.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump memperingatkan Teheran agar bersedia berunding atau membuat kesepakatan. 

Jika tidak, Trump mengancam Iran akan menerima serangan militer.

Dalam media sosialnya, Trump menyatakan armada besar sedang menuju Iran. 

Pernyataan Trump kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman kapal induk, USS Abraham Lincoln dan sejumlah kapal lainnya ke perairan Timur Tengah.

Sementara Menlu AS, Marko Rubia di hadapan Kongres AS menyatakan peningkatan kehadiran militer di Timur Tengah dilakukan untuk membela diri dari ancaman Iran terhadap personel prajurit AS.

Hubungan AS dan Iran kian memanas. Kedua pihak saling berupaya mempertahankan posisinya. Akankah konflik ini akan memicu perang terbuka? Kita bahas bersama Dubes RI untuk Iran 2012-2016 Dian Wirengjurit

Baca Juga: [FULL] Tensi Memanas! Pakar Strategi Baca Makna Ultimatum Trump Serang Iran | KOMPAS PETANG

#amerika #iran #trump 

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV

Tag
  • trump
  • amerika serikat vs iran
  • iran
  • perang as iran
  • dubes ri untuk iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Soal Bos BEI Mundur: Kesalahannya Fatal, Waktunya Serok!
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
BRI Super League: Lupakan Kekalahan Kandang, PSIM Fokus ke Borneo FC
• 3 jam lalubola.com
thumb
Pemerintah Rogoh Rp13 Triliun Buat Insentif Lebaran 2026
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita Saksi di Sidang Ammar Zoni soal Dugaan Peredaran Narkoba dalam Rutan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Istana Pastikan Tak Ada Intervensi
• 3 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.