REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) akan tetap mendorong eskpansi di tengah tantangan ekonomi yang tak mudah. Alfamat akan memperluas pasar dengan pembukaan gerai baru di sejumlah daerah.
"Tahun 2026, ini kita ingin lebih meningkatkan sales store dan membuka toko-toko baru," ujar Direktur Corporate Alfamart Solihin saat Media Gathering di Tangerang, Kamis (29/1/2026).
Baca Juga
Prabowo dan Maruarar Bahas Land Clearing Lahan 30 Hektare Rusun Subsidi di Cikarang
Baznas Kabupaten Bekasi Raih Opini WTP atas Pengelolaan Dana Umat
Gerai Kopi Sosial 'Z Coffee' Tanamkan Budaya Berbagi di Kalangan Milenial NTB
Alfamart menargetkan pembukaan 800 gerai pada tahun ini. Angka itu lebih kecil dibandingkan dengan realisasi pada 2025 sebanyak 1081 gerai. Sementara jumlah total gerai Alfamart saat ini sudah mencapai 21.120 toko dengan memberdayakan lebih dari 170 ribu karyawan.
Menurut Solihin, penambahan gerai secara otomatis memang akan meningkatkan omzet. Namun di sana, perusahaan juga mengeluarkan investasi seperti buat sewa tempat, renovasi serta sumber daya karyawan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Oleh karena itu, Solihin mengaku lebih senang jika pertumbuhaan perusahan itu juga didongkrak oleh penjualan. "Jika terjadi peningkatan sales store itu luar biasa pengaruhnya," kata Solihin.