Ini Pertaruhan Masa Depan NasDem Sepeninggal RMS

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR–Patron NasDem Sulsel hengkang. Masa depan dipertaruhkan jika gagal membangun konsolidasi.

Sepeninggal Rusdi Masse (RMS), NasDem dihadapkan pada situasi sulit. Kader-kader gamang. Terutama kelompok legislator. Ikut pindah saat ini berarti kehilangan kursi dewan. Bertahan pun, masih ragy.

Prestasi impresif RMS memang diakui. Hanya 10 tahun menjadi Ketua DPW NasDem Sulsel, partai bentukan Surya Paloh itu berhasil merebut papan teratas suara di Sulsel, bahkan menumbangkan Golkar, partai yang selama ini mendominasi Sulsel.

Akankah NasDem jatuh ditinggal RMS? Bisa iya atau tidak. Jika RMS membawa gerbong besar dan kelompok elite, maka NasDem akan mengalami kemunduran. Sebaliknya, jika kader yang tidak ikut hengkang segera konsolidasi, situasi itu bisa terbendung.

“Konsolidasi itu penting dan harus segera dilakukan untuk mengantisipasi dampak perpindahan Rusdi Masse,” urai analis politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Suryadi Culla kepada FAJAR, Kamis, 29 Januari 2026.

Pasca hengkangnya RMS, NasDem Sulsel dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga keutuhan kader dan struktur organisasi. Pola kepemimpinan yang selama ini diterapkan RMS seharusnya menjadi modal politik yang dapat dilanjutkan oleh elite penerus.

Perhatian NasDem terhadap akar rumput menjadi salah satu faktor penting yang membangun simpati dan legitimasi publik. Responsif terhadap persoalan masyarakat, mulai dari bencana, infrastruktur, hingga isu sosial, telah memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap partai tersebut.

“Tradisi partai NasDem yang tertanam itu harusnya bisa diteruskan, karena salah satu modal politik yang penting adalah kepercayaan masyarakat,” kata Adi.

Meski demikian, wibawa dan kharisma kepemimpinan merupakan faktor yang tidak mudah diwariskan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi NasDem pasca kepergian RMS.

Soal Gerbong

Soal ikutnya gerbong NasDem ke RMS, kemungkinan itu memang sangat terbuka. Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, menilai, situasi ini memang dilematis bagi kader NasDem.

Sejumlah kader NasDem di Sulsel saat ini tengah menduduki jabatan strategis, baik di legislatif maupun eksekutif. Jika mereka ikut gerbong RMS bermigrasi ke PSI, hal itu akan membawa konsekuensi “kekuasaan”.

“Banyak dari mereka sudah punya basis dan posisi melalui NasDem. Untuk ikut pindah, risikonya besar,” kata ras.

Apalagi dengan ada putusan Mahkamah Konstitusi yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dengan jeda waktu 2,5 tahun. Bisa saja legislator NasDem baru ikut gerbang menjelang Pemilu. Tetapi, dengan pemilu nasional dan lokal yang berbeda, opsi itu berat.

Sementara, untuk mendapatkan kursi di DPRD, perjuangan tak mudah. Dengan kursi di tangan, dan jabatan masih lanjut hingga 2,5 tahun setelah Pemilu 2029, maka situasi itu membawa kerugian bagi legislator NasDem di Sulsel jika harus bergabung pada 2028.

Bagi anggota DPRD provinsi atau kabupaten/kota, perpindahan partai berpotensi berujung pada pergantian antarwaktu (PAW) sebelum masa jabatan berakhir.

Sementara bagi kepala daerah, keluar dari NasDem bisa membuat mereka kehilangan kendaraan politik pada momentum pilkada berikutnya. “Ini yang membuat gerbong besar sulit bergerak. Secara rasional, mereka akan berhitung,” ujar Ras.

Meski demikian, Ras menegaskan bahwa jika PSI ingin tumbuh signifikan di Sulsel melalui figur RMS, maka syarat mutlaknya adalah keberhasilan menarik basis dan jaringan politik RMS di NasDem.

“Kalau gerbongnya tidak ikut, PSI akan berjalan sendiri dengan targetnya, sementara NasDem juga tetap dengan kekuatannya. Itu berat,” ujarnya. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
China Raja Cuci Uang, Sehari Gelapkan Dana Rp 737 Miliar
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polda Riau Gelar Upacara PTDH 12 Personel yang Lakukan Pelanggaran Berat
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Banjir Terjang 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air 1,5 Meter
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Ungkap Peredaran Ganja Antarprovinsi di Kemayoran, Empat Tersangka Diamankan
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Diguyur Hujan, 6 Kecamatan di Kota Bekasi Terendam Banjir
• 20 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.