Tips Aman Konsumsi Buah dan Daging Agar Terhindar Virus Nipah

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan panduan aman dalam mengonsumsi bahan pangan guna mengantisipasi penularan virus Nipah yang bersumber dari kelelawar buah. Mengingat kelelawar sering mengonsumsi buah langsung dari pohonnya, risiko perpindahan virus melalui liur hewan ke manusia menjadi ancaman yang perlu diwaspadai melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Buah selalu cuci bersih kalau itu ada kulitnya dikupas tuntas biasanya resikonya menjadi hampir nol. Jadi kalau kita memasaknya (daging) maka virus ini mati itu prinsip umum bukan cuman untuk cegah virus nipah tapi bisa untuk virus-virus yang lain juga," ujar Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Dominicus Husada, dalam konferensi pers daring, dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 29 Januari 2026.
 

Baca Juga :

Waspada Tren Lonjakan Global Penggunaan Gas Tertawa N2O


Dominicus menekankan bahwa kelelawar dari genus Pteropodidae yang menjadi inang alami virus ini tersebar luas di wilayah Indonesia. Selain melalui buah yang terkontaminasi, virus Nipah juga dapat menginfeksi hewan ternak seperti babi, kuda, kambing, hingga hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

Khusus pada babi, virus ini dikenal sangat menular dengan masa inkubasi sekitar 4 hingga 14 hari. Dominicus mengingatkan para peternak dan masyarakat untuk jeli melihat kondisi fisik hewan ternak yang mungkin terinfeksi meski terkadang tidak menunjukkan gejala yang jelas.
 

Baca Juga :

Masih Berani Merokok Dekat Anak? Saraf Pusat Mereka Jadi Taruhannya


"Umumnya, babi yang terinfeksi tidak mengalami gejala apa pun, namun beberapa mengalami demam akut, sesak napas, dan gejala neurologis seperti gemetar, berkedut, dan kejang otot," ucap Dominicus.

Selain gejala neurologis, masyarakat juga diminta mewaspadai apabila hewan ternak mengalami batuk yang tidak biasa. Dengan pengolahan pangan yang tepat, seperti mencuci buah secara menyeluruh dan memastikan daging dimasak hingga benar-benar matang, risiko penularan virus mematikan ini dapat ditekan secara signifikan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Susul BCA (BBCA), Allo Bank (BBHI) Rencanakan Buyback Saham
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Eks Menag Yaqut Dipanggil KPK Terkait Korupsi Kuota Haji, Ini Kata Pengacara Soal Penahanan
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Akses Masih Lumpuh, Status Tanggap Darurat Aceh Tengah Diperpanjang hingga Februari 2026
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Virus Nipah Muncul di India, KBRI New Delhi Beri Imbauan: Kupas Buah Menyeluruh
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya Sebagai Ketum
• 8 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.