Putus cinta sering kali disebut sebagai patah hati, tapi kenyataannya, rasa sakit itu bukan cuma kiasan. Ada dada yang sesak, perut yang melilit, kepala yang berat, bahkan tubuh yang tiba-tiba lemas tanpa sebab jelas. Kamu mungkin bertanya-tanya, kenapa perasaan bisa sampai memengaruhi tubuh sedalam ini?
Jawabannya sederhana tapi sekaligus kompleks, yaitu tubuh dan emosi tidak pernah benar-benar terpisah. Saat kamu kehilangan seseorang yang pernah menjadi bagian dari rutinitas, rasa aman, dan harapanmu, tubuh ikut merespons kehilangan itu sebagai ancaman nyata. Inilah alasan kenapa putus cinta bisa sakit secara fisik, bukan cuma emosional.
(dmh/dmh)




