JAKARTA, KOMPAS.com - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut mengaku tidak akan merespons penetapan tersangkanya atas kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal tersebut Gus Yaqut sampaikan saat baru saja tiba di Gedung KPK Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas perkara tersebut.
“Saya enggak akan memberikan tanggapan itu ya,” ujar Gus Yaqut, di Gedung KPK Merah Putih, Jumat (30/1/2026).
Setelahnya, dia meminta izin kepada awak media yang tengah mengerumuninya agar membuka jalan sehingga bisa masuk ke Gedung KPK Merah Putih.
Baca juga: Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK soal Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
“Permisi-permisi. Sudah jamnya ini, Mas. Saya enggak enak ini,” kata dia.
Saat ditanya apakah ada aliran dana ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Gus Yaqut kembali meminta izin kepada wartawan agar dibukakan jalan.
“Permis, permisi,” ujar dia.
Gus Yaqut tiba di Gedung KPK Merah Putih pada pukul 13.17 WIB.
Dia pun tampak didampingi oleh kuasa hukumnya, Melissa Anggraini, dan beberapa orang lainnya.
Dia tampak mengenakan kemeja putih berlengan panjang, serta celana panjang hitam dan peci kelir serupa.
Baca juga: TNI AD Resmi Tahan Serda Heri Usai Tuduh Pedagang Es Gabus Jualan Pakai Spons
“Saya bawa block note saja. Saya block note saja, buat mencatat. Enggak ada (isinya). Permisi ya,” ucap dia.
Saat memasuki Gedung KPK Merah Putih, dia mengisi daftar hadir lalu duduk di sofa hitam yang tersedia di lobi.