Said Abdullah Jelaskan Urgensi Parliamentary Threshold di Tengah Wacana Penghapusan

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah angkat bicara menanggapi kembali menguatnya wacana penghapusan Parliamentary Threshold (PT) dan penggantian mekanisme tersebut dengan pembentukan fraksi gabungan partai-partai kecil.

Menurut Said, jika menengok praktik di berbagai negara dengan demokrasi yang telah matang, keberadaan parliamentary threshold merupakan hal lazim. Perbedaannya hanya terletak pada besaran angka PT yang diterapkan di masing-masing negara.

Advertisement

BACA JUGA: Said Abdullah Soroti IHSG Rontok: Koreksi MSCI Perlu Dikritisi dan Disikapi Bijak

“Sejenak kita melihat beberapa demokrasi yang telah matang diberbagai negara, semuanya ada ketentuan tentang Parliamentary Threshold (PT), yang membedakan adalah besaran angka dari masing masing negara,” ujar Said.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Klaim Pelebaran Defisit APBN Tak Terkait Gonjang-ganjing IHSG
• 5 menit lalubisnis.com
thumb
Tolak Israel, Indonesia Diminta Memasukkan Palestina ke BoP
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Strategik Prabowonomic Ungkap Pidato Presiden Prabowo di WEF Davos Bukti Indonesia Jadi Penggagas Baru Ekonomi Global
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Jaket Putih di Ujung Januari: Sebuah Episode tentang Harga Diri
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Aksi Kriminal Bocah di Malang: Masih Kecil Sudah Curi Motor
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.