Sekolah Garuda di Empat Provinsi Mulai Buka Pendaftaran

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS – Pendaftaran angkatan pertama siswa SMA Sekolah Garuda di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk tahun pelajaran 2026/2027 dimulai. Empat Sekolah Garuda yang mulai membuka pendaftaran berlokasi di Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Ahmad Najib Burhani di Jakarta, Jumat (30/1/2026), mengatakan, pendaftaran terbuka bagi lulusan SMP sederajat dari daerah manapun karena seleksi bersifat nasional dan dilakukan daring.

Baca JugaSekolah Garuda Diluncurkan, Apa Bedanya dengan Sekolah Unggulan?

Keempat Sekolah Garuda Baru yang dibuka berlokasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT), Kabupaten Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung). Sekolah tersebut menerima total 640 siswa. Setiap sekolah hanya menerima 160 siswa dalam delapan rombongan belajar. Artinya, tiap rombongan belajar maksimal 20 siswa.

Di acara Peluncuran Seleksi PPDB SMA Unggul Garuda secara daring, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, seluruh siswa Sekolah Garuda akan dibiayai penuh oleh negara. “Akses terhadap pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh potensi, prestasi, dan kerja keras,” katanya.

Melalui seleksi ini, Kemendiktisaintek berharap dapat menjaring talenta terbaik bangsa yang kelak berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia dan mampu bersaing di tingkat global.

Brian menambahkan, Sekolah Garuda merupakan bagian dari manajemen talenta unggul nasional. Sekolah Garuda dirancang sebagai ekosistem pendidikan khusus dengan kurikulum bertaraf internasional, fasilitas pembelajaran memadai, serta guru dan tenaga kependidikan terbaik.

“Sekolah ini difokuskan untuk menumbuhkan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics atau STEM, sekaligus membentuk karakter, daya pikir kritis, dan wawasan global peserta didik,” kata Brian.

Jika ada orang-orang tertentu yang menawarkan jalur khusus, tidak ada, tidak boleh. Kami jamin pelaksanaannya transparan dan akuntabel.

Brian menjamin seluruh proses seleksi PPDB Sekolah Garuda berjalan transparan dan akuntabel. Ia mengajak anak muda yang bermimpi besar menjadi ilmuwan, peneliti, dan orang-orang pintar di masa depan untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Jika ada orang-orang tertentu yang menawarkan jalur khusus, tidak ada, tidak boleh. Kami jamin pelaksanaannya transparan dan akuntabel,” ujar Brian.

Najib menambahkan, Sekolah Garuda akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana pembelajaran berstandar internasional, tetapi tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan wawasan kebangsaan.

Tahapan seleksi

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SSPT) Kemendiktisaintek Ardi Findyartini menjelaskan, arah kebijakan penerimaan peserta didik baru di Sekolah Garuda Baru adalah seleksi yang adil, terbuka, transparan, akuntabel, dan nondiskriminatif, dengan tetap memperhatikan potensi akademik, nonakademik, serta latar belakang sosial-budaya calon peserta didik.

“PPDB  bukan hanya menekankan selektivitas, tetapi juga menjunjung  tinggi nilai-nilai inklusivitas dan pemerataan kesempatan,” ujar Ardi.

Tahapan seleksi PPDB meliputi pendaftaran dan unggahan dokumen administrasi pada Februari 2026. Lalu, tes potensi akademik dan akademik (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika) pada pekan ketiga Maret 2026.

Selanjutnya, tahap wawancara pada akhir Maret 2026 dan dilanjutkan dengan tes kesehatan pada awal April 2026. Pengumuman hasil seleksi dan orientasi peserta didik digelar pada Mei 2026. Adapun pekan orientasi siswa baru dilakukan pada pekan ke-3 Mei.

Peserta didik yang ikut seleksi diutamakan dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, bersedia ditempatkan di SMA unggul Garuda baru, dan tinggal di asrama selama masa pendidikan.

Peserta memiliki nilai  paling rendah 85 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Memiliki prestasi di bidang STEM yang telah dikurasi Pusat Prestasi Nasional dan masuk dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta. Informasi dapat dilihat di laman smaunggulgaruda.id.

Baca JugaSekolah Garuda Baru di Kaltara Diproyeksikan Pula untuk Anak Pekerja Migran di Malaysia

Seleksi dilakukan secara berjenjang dan ketat, namun tetap menjunjung pemerataan kesempatan. Seluruh informasi resmi mengenai mekanisme, jadwal, dan persyaratan seleksi dapat diakses melalui laman smaunggulgaruda.id dan kanal resmi Kemdiktisaintek.

Vira Agustina dari Direktorat SPPT menegaskan, tidak ada kuota provinsi di Sekolah Garuda baru. Hal ini untuk menjaga supaya di masing-masing SMA Garuda ada keberagaman sosial dan budaya.

“Semacam miniatur Indonesia yang masyarakatnya beragam latar belakang. Harapannya agar anak-anak tidak hanya tumbuh secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan psikologis dengan terbiasa berbaur bersama orang-orang yang berbeda latar belakang,” tutur Vira.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Orang Tua Modern Andalkan Pola Makan Praktis, Intip Yuk Moms!
• 31 menit laluherstory.co.id
thumb
Meski WFH Diberlakukan, Layanan Publik di Depok Tetap Ramai
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Keterwakilan Perempuan di Unsur Pimpinan DPR Tidak Cukup Tunggu Posisi Kosong
• 14 jam lalukompas.id
thumb
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
• 31 menit lalusuara.com
thumb
Serba-serbi Syuting Film Lisa BLACKPINK Bikin Lalin Kota Tua Direkayasa
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.