Desainer Swiss Kevin Germanier memamerkan koleksi busana dengan gaya haute couture yang berkilauan di Paris pada hari Kamis (29/01), menampilkan koleksi yang dibuat dari produk-produk sisa dari rumah mode milik LVMH.
Sejumlah model berjalan mengenakan gaun pesta tulle hitam, hijau neon, dan gaun dengan setelan berpayet yang dibuat dengan rapi dan detail, selain itu, banyak di antaranya dihiasi dengan hiasan kepala menjulang tinggi berbentuk ranting atau bunga edelweiss.
Germanier, yang dikenal sebagai desainer menggunakan manik-manik daur ulang, rhinestones, dan rumbai-rumbai, menekankan gaun yang dibuat sangatlah berat dan padat hiasan di pameran tersebut.
Germanier mengatakan bahwa ia ingin menunjukkan suasana ceria dari musim sebelumnya. “Saya benar-benar ingin mendaur ulang produk mereka yang tidak terjual dari berbagai merek,” ujarnya, menambahkan bahwa ia kembali ke Swiss-nya untuk mencari inspirasi.
“Di negara saya, bunga edelweiss dan tanaman berduri ada di mana-mana, dan saya berpikir, mungkin sudah saatnya untuk menunjukkan sedikit sisi gelap tidak selalu berarti sesuatu yang menakutkan.”
Germanier mengatakan bahwa penutup wajah yang seluruhnya terbuat dari manik-manik merupakan simbol perasaan yang terus-menerus dipantau oleh teknologi. “Dalam dunia fashion, perlu memiliki selera humor. Mungkin perhiasan selanjutnya hanyalah riasan wajah yang seluruhnya terbuat dari manik-manik, sehingga tidak dapat dipantau lagi sama teknologi,” katanya.





