Polres Tangsel Sekat 3 Titik Jelang Laga Persita vs Persija

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Tangsel: Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan sekitar 1.403 personel untuk mengamankan pertandingan BRI Liga 1 2025/2026 antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta. Laga yang memerlukan pengamanan ekstra itu digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat, 30 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.

"Sebanyak 1.403 personel terdiri dari Polda Metro Jaya 739 personel, Polres 391 personel, BKO 82 personel, dan Steward 191 personel. Tujuannya agar jalannya pertandingan bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi penonton," ujar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, Jumat, 30 Januari 2026.

Boy menyatakan, pihaknya menerapkan tiga titik penyekatan utama untuk menyaring penonton sebelum memasuki area stadion. Setelah melewati titik penyekatan, penonton akan diperiksa sekali lagi saat masuk ke dalam tribun sebagai langkah antisipasi.

"Kami juga melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan menuju Stadion Indomilk Arena. Langkah ini untuk mengurai kepadatan," kata Boy.
 

Baca Juga :

Misi Balas Dendam, Kapten Persita Waspadai Pemain Anyar Persija


Kapolres menjelaskan, sebelum pertandingan dimulai, pihaknya melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) dan apel pelayanan. Kegiatan itu dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh personel memahami tugas di lapangan.

"Kami melaksanakan TWG dan apel pelayanan agar seluruh personel benar-benar siap dan memahami perannya masing-masing. Pelayanan kami lakukan secara humanis, santun, dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan masyarakat," jelas Boy.


Foto dokumentasi Persita: Pemain Persita saat bermain di Stadion Indomilk Arena Tangerang.

Boy mengimbau suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion, seperti senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, bambu, atau kayu.

"Kami melarang keras adanya barang berbahaya di dalam stadion. Suporter juga kami imbau menjaga fasilitas umum dan waspada terhadap potensi kejahatan seperti copet dan jambret," ungkap Boy.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan Mahendra hingga Inarno Mundur dari OJK: Tanggung Jawab Moral
• 5 detik lalukumparan.com
thumb
Disrupsi Teknologi dan AI, Pekerja Usia 40 Tahun Jadi Target PHK dan Pensiun Dini
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
TNI AD Berikan Gerobak Es Campur ke Suderajat, Penjual Es Gabus yang Difitnah Babinsa
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Defisit Perdagangan AS Melonjak 95 Persen Jadi Rp953 Triliun pada November 2025
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Jule Blak-blakan Soal Asmara Usai Cerai dari Daehoon: Belum Kepikiran Punya Pacar
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.