Spesifikasi Bonanza, Pesawat TNI AL yang Kecelakaan di Bandara Juanda

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pesawat Latih TNI AL, G36 Bonanza T-2507 kecelakaan di Bandara Internasional Juanda, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/1). Pesawat ini disebut melaporkan akan melakukan pendaratan darurat sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di landasan pacu bandara.

Berdasarkan informasi yang diterima kumparan, pesawat tersebut sedang latihan Touch-and-Go (T/G). Ini merupakan jenis latihan pesawat mendarat dan langsung terbang kembali tanpa berhenti total. Dalam sesi latihan ini, pesawat sudah melakukan 4 kali.

Kemudian, pilot melaporkan akan melakukan simulasi darurat (emergency exercise) dan pendekatan pendek (short approach), lalu terjadi kecelakaan.

Belum ada laporan terkait penyebab kecelakaan. Termasuk ada berapa penumpang dan kru yang ada di dalam pesawat dan bagaimana kondisinya.

Berikut spesifikasi pesawat latih TNI AL Bonanza:

Bonanza merupakan pesawat latih dari Kansas, Amerika Serikat. Pesawat ini dibekali dengan mesin tunggal berkekuatan 300 HP, 6 silinder dan memanfaatkan bahan bakar avgas.

Dengan dapur pacu itu, pesawat mampu terbang dengan kecepatan maksimal hingga 326 Km/jam dan daya jelajah hingga 1.713 km dengan ketinggian 5.639 meter.

Pesawat ini memiliki ukuran dengan dimensi tinggi 2,62 meter dan panjang 8,38 meter.

Desain pesawat terbuat dari bahan struktur konvensional semi monocoque aluminium alloy, dan roda pendarat yang dapat dilipat.

Peralatan pelengkap yang terdapat dalam pesawat ini meliputi garmin G-1000 integrated avionic system yang terintegrasi dengan monitor engine, sistem komunikasi, sistem navigasi, auto pilot, dan radar cuaca.

Di samping itu, pesawat latih Beechcraft tipe Bonanza juga memiliki kabin yang lebih luas dari generasi sebelumnya. Memiliki 6 tempat duduk yang terdiri dari 2 kursi untuk pilot dan copilot, serta 4 kursi untuk penumpang.

Kecelakaan yang dialami pesawat Bonanza TNI AL pernah terjadi pada 2022. Saat itu, pesawat G-36 Bonanza T-2503 di Selat Madura pada Rabu (7/9) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pesawat diawaki oleh Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady selaku pilot dan satu orang co pilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bhakti. Keduanya gugur akibat kecelakaan itu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Denada Akhirnya Akui Ressa Rizky Rossano sebagai Anaknya, Kuasa Hukum: Bukan Hanya Diakui
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Breaking News! Dirut Bursa Efek Indonesia Mengundurkan Diri
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bernardo Tavares Ajak Bonek Penuhi GBT saat Persebaya Hadapi Dewa United
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Alasan KPK Belum Tahan Eks Stafsus Yaqut Gus Alex di Kasus Kuota Haji
• 15 jam laludetik.com
thumb
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Kabupaten/Kota di Jatim Berpotensi Hujan Ringan Hari Ini
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.