Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan Taman Kelinci Rorotan Cilincing (Roci) di Jalan Kaliabang, Cilincing, Jakarta Utara, yang dulunya merupakan salah satu kawasan kumuh.
“Taman ini memang bagian dari ruang terbuka hijau yang digalakkan oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono saat dijumpai di Taman Kelinci Roci di Jalan Kaliabang, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat.
Taman Kelinci Roci dibangun di atas lahan seluas 2.711,4 meter persegi. Taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti kolam retensi, area bermain anak, gazebo, plaza, area urban farming, toilet, serta shelter.
Pramono mengatakan taman tersebut berfungsi untuk memperluas sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, Rorotan dikenal memiliki karakteristik lahan persawahan yang berfungsi sebagai kawasan penyangga air di wilayah Jakarta Utara.
Maka dari itu, Taman Kelinci Roci dirancang sebagai ruang publik yang mengintegrasikan fungsi ruang hijau dengan fungsi ekologis, khususnya dalam mendukung pengelolaan air dan keseimbangan lingkungan.
Keberadaan kolam retensi di area taman tersebut juga diharapkan dapat membantu pengendalian air, sementara fasilitas lainnya mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan edukasi masyarakat.
Selain sebagai ruang rekreasi, Taman Kelinci Roci dirancang sebagai ruang interaksi sosial dan edukasi lingkungan bagi warga sekitar karena dilengkapi dengan area urban farming dan area hewan kelinci.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini mengizinkan untuk memperbanyak pembangunan taman dengan luasan yang lebih kecil.
Sebab, dia menilai semakin banyak taman yang dibangun, maka akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
"Kalau dulu yang dibuat besar-besar, sekarang kecil pun, selama ini membawa manfaat bagi masyarakat, saya izinkan untuk dikembangkan, dan ini salah satu contohnya," kata Pramono.
Dalam acara tersebut, Pramono juga sekaligus memberikan bantuan secara simbolis berupa uang kepada 100 warga yang menjadi korban angin kencang di Kelurahan Kalibaru.
Baca juga: Ada tiga RTH baru yang dibuka di Jakarta Barat selama 2025
Baca juga: DKI buat 267 taman mikro urban untuk wujudkan Jakarta kota global
Baca juga: Rano sebut ruang hijau Jakarta jadi destinasi favorit warga
“Taman ini memang bagian dari ruang terbuka hijau yang digalakkan oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono saat dijumpai di Taman Kelinci Roci di Jalan Kaliabang, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat.
Taman Kelinci Roci dibangun di atas lahan seluas 2.711,4 meter persegi. Taman ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti kolam retensi, area bermain anak, gazebo, plaza, area urban farming, toilet, serta shelter.
Pramono mengatakan taman tersebut berfungsi untuk memperluas sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, Rorotan dikenal memiliki karakteristik lahan persawahan yang berfungsi sebagai kawasan penyangga air di wilayah Jakarta Utara.
Maka dari itu, Taman Kelinci Roci dirancang sebagai ruang publik yang mengintegrasikan fungsi ruang hijau dengan fungsi ekologis, khususnya dalam mendukung pengelolaan air dan keseimbangan lingkungan.
Keberadaan kolam retensi di area taman tersebut juga diharapkan dapat membantu pengendalian air, sementara fasilitas lainnya mendukung aktivitas sosial, rekreasi, dan edukasi masyarakat.
Selain sebagai ruang rekreasi, Taman Kelinci Roci dirancang sebagai ruang interaksi sosial dan edukasi lingkungan bagi warga sekitar karena dilengkapi dengan area urban farming dan area hewan kelinci.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini mengizinkan untuk memperbanyak pembangunan taman dengan luasan yang lebih kecil.
Sebab, dia menilai semakin banyak taman yang dibangun, maka akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.
"Kalau dulu yang dibuat besar-besar, sekarang kecil pun, selama ini membawa manfaat bagi masyarakat, saya izinkan untuk dikembangkan, dan ini salah satu contohnya," kata Pramono.
Dalam acara tersebut, Pramono juga sekaligus memberikan bantuan secara simbolis berupa uang kepada 100 warga yang menjadi korban angin kencang di Kelurahan Kalibaru.
Baca juga: Ada tiga RTH baru yang dibuka di Jakarta Barat selama 2025
Baca juga: DKI buat 267 taman mikro urban untuk wujudkan Jakarta kota global
Baca juga: Rano sebut ruang hijau Jakarta jadi destinasi favorit warga


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487994/original/021348300_1769691479-1fd63773-eb4c-461e-942a-09d6a8c5a055.jpeg)

