Pantau - Kementerian Pariwisata menyatakan masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Kesehatan terkait Virus Nipah sebelum mengambil langkah lanjutan di sektor pariwisata.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat, 30 Januari 2026, di sela kegiatan Bali Ocean Days 2026.
Ni Luh Puspa menegaskan Kemenpar tidak akan mengambil kebijakan lanjutan tanpa adanya peringatan atau arahan resmi dari Kemenkes.
Langkah tersebut dilakukan agar Kemenpar tidak salah mengambil keputusan dalam menyikapi kemunculan Virus Nipah di luar negeri.
Ia menyampaikan bahwa sektor kesehatan telah lebih dahulu mengambil langkah pencegahan sesuai kewenangannya.
Saat ini, pengawasan telah dilakukan di sejumlah area rawan penyebaran Virus Nipah.
Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, telah dipasang thermal scanner untuk memeriksa suhu tubuh wisatawan mancanegara yang masuk ke wilayah tersebut.
Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan kebijakan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan.
Wamenpar menegaskan Kemenpar terus melakukan koordinasi aktif dengan Kemenkes untuk memperoleh pembaruan informasi terkait tingkat kerawanan penyebaran Virus Nipah.
Selama belum ada arahan resmi dari sektor kesehatan, Kemenpar tidak memberlakukan pembatasan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara.
Kemenpar memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah lanjutan sesuai kebijakan Kemenkes.



