Dari Tangan Warga Metun Sajau, Manik-Manik Dayak Tembus Pasar Kerajinan

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Tanjung Palas Timur

Kerajinan manik-manik khas Dayak menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif yang terus dijaga masyarakat Desa Metun Sajau, Kalimantan Utara. Meski masih dikerjakan secara terbatas dan bersifat sambilan, produk kerajinan ini memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.

Salah satu pengrajin, Norfi Yunita Usan, mengatakan harga produk manik-manik Dayak bergantung pada jenis dan tingkat kerumitan motif. Beberapa produk bahkan memiliki nilai jual tinggi.

“Untuk aban harganya sekitar tiga ratus ribu sampai lima ratus ribu rupiah. Kalau taplak meja dengan motif Dayak bisa sampai satu juta rupiah,” ujar Norfi, Kamis, 29 Januari 2026.

Selain aban dan taplak meja, Norfi juga memproduksi topi, saung, serta berbagai aksesoris berbahan manik-manik yang dijual dengan harga mulai dari Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Menurutnya, produk-produk kecil justru paling diminati pembeli.

“Yang paling cepat habis itu topi, gelang, gantungan kunci, dan pakaian tari,” katanya.

Dalam proses produksi, waktu pengerjaan sangat bergantung pada ketersediaan waktu pengrajin. Jika dikerjakan secara penuh, satu produk bisa selesai dalam waktu sekitar satu minggu. 

Namun karena dikerjakan di sela aktivitas lain, beberapa pesanan membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk diselesaikan.

Norfi menyebut keterbatasan modal dan tenaga menjadi tantangan utama, terutama saat permintaan meningkat.

“Kalau pesanan banyak, pasti perlu teman untuk bantu membuat,” ucapnya.

Ia berharap ke depan kerajinan manik-manik Dayak dapat dikembangkan lebih serius sebagai produk UMKM unggulan Desa Metun Sajau, dengan dukungan permodalan, pelatihan, serta akses pemasaran yang lebih luas agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Masyarakat Doyan Belanja, Transaksi QRIS Sumsel Tembus Rp3,4 Triliun pada 2025
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Satgas Operasi Damai Cartenz Tetapkan 2 Tersangka Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Komjak Dorong Kejagung Tutup Perkara Hogi Minaya demi Kepentingan Hukum
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Kodam XXI/Radin Inten Luncurkan Centurion-21 untuk Dorong Digitalisasi dan Transparansi
• 51 menit lalukompas.id
thumb
Respons Video Viral di London, Paspampres: Anggota Jalankan Tugas SOP
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.