Prabowo Monitor Pasar Modal Usai IHSG Anjlok Selama 2 Hari

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto turut memonitor kondisi pasar modal di Indonesia usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama 2 hari.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan Prabowo memberikan sejumlah arahan mengenai hal ini.

BACA JUGA:Dirut BEI Mundur Usai IHSG Turun, Istana Tegaskan Fundamental Tetap Kuat

BACA JUGA:88 Persen Produk Lokal Dominasi Penjualan Suzuki 2025, Tutup Tahun Tembus 64.000 Unit

"Bapak presiden sudah memonitor terkait perkembangan pasar modal akibat dari apa yang dilakukan oleh MSCI dan juga dilakukan oleh lembaga rating seperti UBS dan Goldman Sachs. Ini yang saya sampaikan adalah seluruhnya arahan Pak Presiden," kata Airlangga usai rapat koordinasi di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Airlangga mengatakan, arahan besar kepala negara terkait dengan transformasi struktural di Bursa Efek Indonesia, seperti mempercepat proses demutualisasi, aturan free float dinaikkan dari 7,5% menjadi 15%, hingga meningkatkan limit dana pensiun dan asuransi di pasar modal dari 8% ke 20%.

Ia menargetkan hal ini berlangsung pada bulan Maret 2026.

Dengan kenaikan free float menjadi 15%, Indonesia disebut setara dengan beberapa negara lain bahkan lebih tinggi dari Singapura, Filipina dan Inggris yang masih 10%.

BACA JUGA:Begini Cara Klaim Saldo DANA Kaget Gratis Hari Ini Rp116.000 Siap Cair ke Dompet Digital, Mudah dan Gak Ribet

BACA JUGA:Setneg vs Hotel Sultan Berlanjut, PT Indobuildco Klaim Rencana Pengosongan Tak Berdasar Hukum

"Indonesia atau bursa efek free float-nya kemarin terlalu rendah. Bandingkan dengan Malaysia yang 25%, Hongkong 25%, Jepang 25%, Thailand sama dengan Indonesia nantinya 15%. Singapura masih 10%, Filipina 10% dan Inggris 10%. Jadi kita ambil angka yang relatif lebih terbuka dan tata kelola yang lebih baik," jelas Airlangga.

Airlangga memastikan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah dinamika pasar global dan sentimen pasar modal.

Ia juga memastikan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter juga berjalan dengan baik.

"Kemarin (sore) kita lihat IHSG sudah rebound dan hari ini masuk di dalam jalur hijau. Maka pemerintah komitmen untuk menjaga stabilitas dan kredibilitas bangsa ini juga untuk kredibilitas pasar modal," tegasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Besaran Bansos PKH-BPNT 2026 Tahap 1 yang akan Cair Februari 2026, Ini Cara Cek Penerimanya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi: Tidak Ada Tanda-Tanda Penganiayaan atau Kekerasan Terkait Kematian Lula Lahfah
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi V DPR RI Minta Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Diturunkan
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Bank Mandiri Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Perfume Pop Market 2026
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
PBNU soal Indonesia Gabung Board of Peace: Keputusan yang Tepat
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.