Dapat 30 Ribu Permintaan Koneksi Usai Open to Work, Prilly Jajal Jadi Sales

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Artis Prilly Latuconsina mendapat 30 ribu permintaan koneksi usai mengaktifkan status Open to Work di akun LinkedIn-nya. Hal itu Prilly sampaikan dalam video yang ia unggah di akun Instagramnya pada Kamis (30/1).

"Halo semuanya, aku mau ngucapin terima kasih untuk 30 ribu connection request yang masuk di LinkedIn aku. Terima kasih untuk kalian para perusahaan, teman-teman organisasi, pelaku usaha dan brand yang udah reach out dari kemarin," kata Prilly Latuconsina.

Prilly Latuconsina merasa bahagia karena banyak orang yang percaya kepadanya. "Bahwa aku bisa mengerjakan hal-hal di luar bidangku selama ini," tuturnya.

Pemain film Danur ini membaca semua tawaran yang ia dapatkan setelah mengaktifkan status Open to Work.

"Rasanya deg-degan banget, dari kemarin jujur aku bacain satu-satu tawarannya," ucap Prilly.

Prilly Latuconsina Tidak Mau Asal Terima Pekerjaan

Sebagai langkah konkret, Prilly mengungkapkan sudah berkomunikasi dengan beberapa perusahaan, organisasi, dan komunitas.

Selain itu, perempuan 29 tahun tersebut menerima tawaran dari salah satu media untuk menjadi reporter.

"Terus nyobain naik KRL di rush hour supaya ngerasain gimana rasanya jadi anak kantoran. Oke, pokoknya udah aku pilihin beberapa yang aku rasa aku mampu ya," kata Prilly.

Prilly mengaku tidak mau asal menerima pekerjaan. Sebab, ia mau bertanggung jawab dengan pilihannya.

"Walaupun pekerjaan ini pekerjaan part time, tapi aku ingin bertanggung jawab penuh sama semua yang udah percaya sama aku," tuturnya.

Prilly mengungkapkan bahwa dirinya mendapat tawaran dari beberapa brand. Prilly memutuskan untuk bekerja sama dengan brand yang ia sudah kenal dan dekat dengannya.

"Kenapa? Karena aku enggak mau kerja setengah-setengah dan untuk brand aku perlu waktu untuk mempelajari product knowledge-nya," ucapnya.

Prilly menerima tawaran dari sebuah brand. Namun, kali ini ia tidak bertindak sebagai brand ambassador.

"Kali ini mereka menawarkan scope of work yang berbeda yaitu menjadi offline sales di lapangan. Rasanya deg-degan banget karena mereka langsung nawarin aku mulai kerja di tanggal 30 Januari," kata Prilly.

Karena menjadi offline sales, Prilly harus mempelajari produk yang ia pasarkan secara mendalam. Hal ini berbanding terbalik ketika ia menjadi brand ambassador.

"Biasanya sebagai brand ambassador kan aku terima jadi, ya, tinggal datang ke event-nya mengikuti serangkaian acara dan foto-foto," tutur Prilly.

Meski begitu, Prilly merasa senang karena ia mempelajari sesuatu yang baru. Hal itu menjadi harapannya pada tahun ini.

"Semoga di 2026 ini aku bisa banyak belajar dan siapa tahu setelah ini aku bisa malah membuka lapangan kerja untuk banyak orang. Amin. Thank you semuanya. Terima kasih dukungannya," ucap Prilly.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa 2,9 Magnitudo Guncang Gayo Lues, Aceh
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sejumlah Calon Petugas Haji 2026 Resmi Dicopot Saat Diklat PPIH, Kemenhaj Beri Penjelasan Tegas
• 15 jam laludisway.id
thumb
Bagaimana Cara Mencegah dan Mengendalikan Wabah Virus Nipah yang Kini Menyebar di India dan Bangladesh?
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Menaker Sebut Keberlanjutan BUMN Tentukan Nasib Jutaan Pekerja
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasim Botan Resmi Tinggalkan PSIM Yogyakarta dan Bergabung dengan Semen Padang di Paruh Musim
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.