FAJAR, JAKARTA — Peta persaingan papan atas Super League 2025/2026 kian memanas. Di tengah agresivitas Persebaya Surabaya dan manuver serius Persib Bandung, Persija Jakarta belum mau kalah langkah. Nama Joey Pelupessy kembali menguat dalam radar Macan Kemayoran.
Kabar ini cukup mengejutkan. Sebelumnya, gelandang Timnas Indonesia tersebut santer dikaitkan dengan Persib Bandung dan disebut siap disodori kontrak bernilai fantastis. Namun, perkembangan terbaru justru mengarah ke Jakarta.
Pelupessy, yang saat ini membela Lommel SK di Belgia, akan memasuki tahun terakhir kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2026. Situasi itu membuka peluang besar bagi sang pemain untuk pulang ke Indonesia.
Nama gelandang berdarah Maluku itu kembali mengapung di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Persib sempat disebut sebagai peminat terdepan. Namun sumber internal menyebutkan, Persija diam-diam bergerak dan kini berada di posisi terdekat untuk mengamankan jasanya.
Pelupessy diproyeksikan bergabung saat kontraknya berakhir pada musim panas mendatang. Persija disebut ingin memastikan transfer berjalan mulus tanpa drama, sembari menyiapkan proyek jangka menengah di lini tengah.
Informasi tersebut diperkuat oleh pengakuan bahwa Persija sempat berupaya mendatangkan Pelupessy lebih cepat pada bursa transfer paruh musim. Namun, proses negosiasi belum menemukan titik temu, terutama terkait durasi kontrak dan skema pelepasan dari klub Eropa.
Situasi ini membuat langkah Persija kian menarik. Pasalnya, Macan Kemayoran sebelumnya lebih sering dikaitkan dengan Ivar Jenner, bahkan sang pemain disebut-sebut sempat berada di Jakarta untuk merampungkan proses transfer. Kini, fokus Persija tampak bergeser.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya tengah berada dalam momentum kuat. Kedatangan pelatih baru Bernardo Tavares—yang sebelumnya sukses bersama PSM Makassar—membuat Green Force tampil agresif, baik di lapangan maupun di bursa transfer.
Tekanan dari Persebaya dan Persib inilah yang membuat Persija tak bisa berdiam diri. Persaingan gelar kian ketat, dan kehadiran pemain naturalisasi berpengalaman seperti Joey Pelupessy dinilai bisa menjadi pembeda.
Dengan usia 32 tahun, pengalaman Eropa, dan status sebagai pemain Timnas Indonesia, Pelupessy dianggap sosok ideal untuk memperkuat stabilitas lini tengah Persija.
Bursa transfer memang belum ditutup. Namun satu hal mulai terlihat jelas: Persija Jakarta belum menyerah, dan nama Joey Pelupessy kembali menjadi simbol ambisi Macan Kemayoran di tengah tekanan rival-rivalnya.





