Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Dukung 1.000 HPK untuk Percepatan Penurunan Stunting

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul sejak usia dini melalui pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Desa. Program ini menjangkau lebih dari 1.000 penerima manfaat dengan fokus pada intervensi gizi, perluasan akses air bersih, serta pendampingan edukatif bagi keluarga berisiko stunting di sejumlah wilayah prioritas nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyampaikan bahwa Mandiri Sahabat Desa yang dilaksanakan selama enam bulan telah menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Papua, dan Yogyakarta. Program tersebut mencakup penyaluran paket gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun, serta pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor di wilayah dengan tantangan sanitasi akibat musim kemarau berkepanjangan.

Dampak program tercermin dari perbaikan kondisi kesehatan penerima manfaat. Di Kabupaten Keerom, Papua misalnya, rata-rata berat badan ibu hamil meningkat dari 55,61 kilogram pada awal intervensi menjadi 60,15 kilogram pada akhir program. Sementara itu, di Sulawesi Tengah, pertumbuhan fisik anak usia di bawah dua tahun menunjukkan tren positif, dengan kenaikan berat badan dari rata-rata 8,25 kilogram menjadi 9,38 kilogram, serta tinggi badan dari 72,79 sentimeter menjadi 77,50 sentimeter.

Tak cuma itu, di Daerah Istimewa Yogyakarta, peningkatan berat badan anak usia di bawah dua tahun tercatat secara konsisten di wilayah Gunungkidul dan Kulon Progo selama periode Agustus hingga Oktober 2025. Adapun di Nusa Tenggara Timur, pembangunan sumur bor di Desa Oenitas, Bea Ngencung, dan Wellabubur kini menjadi solusi strategis dalam menjaga keberlanjutan akses air bersih dan sanitasi di kawasan tersebut.

Atas komitmen dan kontribusi tersebut, Bank Mandiri memperoleh apresiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas Komitmen Tinggi dan Kontribusi Nyata dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Riduan menjelaskan, Mandiri Sahabat Desa merupakan bentuk sinergi terintegrasi dengan  pemerintah dalam mendorong akselerasi penurunan stunting nasional.

“Kami meyakini percepatan penurunan stunting memerlukan kolaborasi yang terstruktur antara pemerintah dan masyarakat. Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan guna membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/1).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan Mandiri Sahabat Desa dirancang khusus untuk mengakselerasi pembangunan desa secara holistik, meliputi aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar, sehingga desa memiliki daya tumbuh dan tingkat kesejahteraan yang lebih kompetitif.

“Mandiri Sahabat Desa memiliki fokus strategis pada penanganan stunting melalui pendekatan jangka panjang yang menyasar fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Program ini turut selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar anak usia sekolah,” jelasnya.

Dalam implementasinya, Bank Mandiri menyalurkan paket makanan bergizi mingguan berupa beras premium, telur, sayuran, dan protein hewani kepada ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun. Untuk memastikan ketepatan sasaran, program ini didukung oleh relawan BKKBN yang berperan sebagai Pendamping Keluarga dalam pemantauan kesehatan serta edukasi gizi bagi penerima manfaat.

Selain intervensi kesehatan, Mandiri Sahabat Desa turut menghadirkan edukasi pengelolaan keuangan bagi keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari penguatan literasi finansial masyarakat desa.

“Dengan mengintegrasikan intervensi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan melalui Mandiri Sahabat Desa, kami mendorong akselerasi yang bertumbuh menuju desa yang lebih mandiri, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dengan keunggulan berkelanjutan. Ke depan, sinergi bersama BKKBN akan terus diperluas untuk menjangkau wilayah rawan stunting lainnya,” tutup Riduan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ribuan Kapal Bersandar di Muara Angke, Dinas KPKP DKI Buka Suara
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Trump Capai Kesepakatan dengan Partai Demokrat untuk Atasi Ancaman Shutdown
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Mahasiswi Asal Sumbar Viral Saat Wisuda Al-Azhar Kairo, Diganjar Kesempatan S2
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kejar Target 4 Juta Ton Beras, BULOG Optimalkan Serapan Gabah di NTB
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Isra Mi’raj Menuju Ramadan, Wali Kota Munafri Ajak Perkuat Salat dan Keimanan
• 10 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.