jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjawab isu merger Kementerian Pariwisata dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Prasetyo menegaskan sejauh ini, belum ada rencana penggabungan dua kementerian tersebut.
BACA JUGA: Mensesneg: Santri Bakal Dibekali Ilmu di Bidang Bangunan & Konstruksi
"Dari mana isunya? Enggak," ujar Prasetyo kepada wartawan, di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1).
Prasetyo juga turut menjawab rumor mengenai perubahan struktur atau reshuffle di badan Kementerian.
BACA JUGA: Isu Reshuffle Kabinet: Prabowo Mungkin akan Panggil Purbaya
Mensesneg enggan menjawab isu tersebut secara gamblang, lantaran tidak memiliki kewenangan langsung.
Dia menegaskan pergantian Menteri bagian dari hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Saleh PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden
"Kalau berkenaan dengan masalah kabinet atau istilahnya yang kemudian rame ini kan reshuffle gitu. Bahwa yang perlu dipahami masalah kabinet hak prerogatif dari Bapak Presiden," tuturnya.
Prasetya menyatakan evaluasi menteri oleh Kepala Negara hal yang lumrah untuk memperbaiki kinerja pada masa depan.
Namun, dia menyebut belum ada pembicaraan dari presiden mengenai kekurangan kinerja kepala di kementerian.
"Sejauh ini belum. Makanya kalau ada isu ya namanya isu atau gosip ya," imbuhnya. (mcr31/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mensesneg Sebut Pemerintah Menyambut Baik Pemecatan Patrick Kluivert
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah




/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2020%2F01%2F24%2Faaccc791-d5ed-4fa4-8bab-49c9979a862b_jpg.jpg)