GenPI.co - Saham Alphabet melonjak tajam dan mengantarkan perusahaan induk Google masuk ke jajaran elite raksasa teknologi bernilai triliunan dolar.
Lonjakan ini memperkuat posisi Google sebagai salah satu pemain paling dominan dalam perlombaan kecerdasan buatan (AI).
Dilansir AP News, Kamis (29), perusahaan ini mencapai ambang batas tersebut hanya empat bulan setelah Google lolos dari upaya pemerintah Amerika Serikat untuk memecah kerajaan internetnya.
Tahun lalu, mesin pencari yang ada di mana-mana itu dinyatakan sebagai monopoli ilegal oleh pengadilan.
Dalam upaya mencegah penyalahgunaan lebih lanjut, hakim federal yang mengawasi kasus tersebut memerintahkan perombakan yang secara luas ditafsirkan investor sebagai teguran ringan.
Putusan itu memicu kenaikan harga saham Alphabet sebesar 57 persen dan menambah kekayaan pemegang saham sebesar USD 1,4 triliun.
Sebelumnya, produsen chip Nvidia menjadi perusahaan pertama yang melampaui USD 4 triliun, sementara Apple dan Microsoft juga pernah menembus nilai pasar USD 4 triliun tahun lalu.
Alphabet bergabung dengan klub USD 4 triliun pada hari yang sama ketika Apple mengumumkan akan mengandalkan teknologi AI Google untuk meningkatkan kemampuan asisten virtual Siri.
Google berada di posisi yang kuat untuk menjadi salah satu pemenang besar dalam pertempuran AI.
Perusahaan ini menerapkan teknologi AI untuk mengubah mesin pencari menjadi sistem penjawab percakapan yang lebih efektif.
Generasi terbaru model Gemini, yang menjadi fondasi teknologi AI Google, menerima ulasan positif sejak peluncurannya.
Hal itu membantu mendorong harga saham Alphabet naik, sementara saham perusahaan AI lain turun karena kekhawatiran akan gelembung ekonomi yang terus berlangsung. (*)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:



