Profil Iman Rachman, Dirut BEI yang Mengundurkan Diri Usai IHSG Tertekan

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Profil Iman Rachman kembali menjadi sorotan setelah ia resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengunduran diri tersebut disampaikan pada Jumat (30/1/2026), di tengah tekanan yang dialami pasar saham nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut. Kondisi tersebut mendorong Iman Rachman mengambil langkah yang ia sebut sebagai bentuk tanggung jawab pribadi.

Ia berharap keputusan ini dapat membawa dampak positif bagi stabilitas pasar modal Indonesia. Ke depan, ia juga berharap IHSG dapat kembali membaik dan memperoleh kepercayaan investor.

Lantas siapakah Iman Rachman? Berikut profil Iman Rachman yang memuat perjalanan kariernya yang mengesankan.

Profil Iman Rachman

Profil Iman Rachman menunjukkan sosok dengan latar belakang akademik dan profesional yang kuat di bidang keuangan. Mengutip Kompas.com, Jumat (30/1/2026), ia lahir di Jakarta dan menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, lulus pada tahun 1995.

Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Inggris dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) bidang Finance dari Leeds University Business School pada 1997. Pendidikan tersebut menjadi fondasi awal yang mengantarkannya berkarier panjang di sektor pasar modal, perbankan investasi, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Perjalanan Karier 

Jejak karier dalam profil Iman Rachman dimulai di PT Danareksa Sekuritas. Ia menjabat sebagai Manajer pada periode 1998 hingga 2003.

Di perusahaan pelat merah tersebut, ia banyak terlibat dalam aktivitas pasar modal dan transaksi keuangan strategis. Pengalaman tersebut mengasah kompetensinya hingga kemudian dipercaya mengemban peran yang lebih besar di perusahaan sekuritas nasional lainnya.

Setelah meninggalkan Danareksa Sekuritas, Iman Rachman bergabung dengan PT Mandiri Sekuritas. Ia menjabat sebagai Direktur Investment Banking selama 13 tahun, dari 2003 hingga 2016. Periode ini menjadi salah satu fase terpanjang dan paling penting dalam profil Iman Rachman.

 

Di Mandiri Sekuritas, ia berperan dalam berbagai aksi korporasi besar, termasuk penawaran umum saham, obligasi, serta transaksi investasi strategis yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

Karier Iman Rachman kemudian berlanjut ke sejumlah posisi strategis di lingkungan BUMN. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II pada 2016–2018. Setelah itu, ia mengisi posisi Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III pada periode 2018–2019.

 

Tak berhenti di situ, profil Iman Rachman juga mencatat perannya sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) pada 2019–2020. Di perusahaan tersebut, ia memimpin pengelolaan aset negara dan restrukturisasi sejumlah entitas usaha.

Sebelum dipercaya memimpin BEI, Iman Rachman menjabat sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina pada periode 2020–2022. Posisi ini menempatkannya dalam perencanaan strategis jangka panjang dan pengelolaan portofolio bisnis perusahaan energi terbesar di Indonesia. 

Iman Rachman kemudian resmi diangkat sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia untuk periode 2022–2026. Ia terpilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham pada 29 Juni 2022.

Ia menggantikan Inarno Djajadi yang kemudian terpilih sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selama masa jabatannya, ia berupaya memperkuat peran BEI dalam meningkatkan inklusi pasar modal, memperluas basis investor ritel, serta mendorong transformasi digital di lingkungan bursa.

Deretan Penghargaan

Sepanjang perjalanan kariernya, profil Iman Rachman juga diwarnai berbagai penghargaan bergengsi. Ia meraih Indonesia Future Business Leader pada 2016, Best CFO pada 2017, serta penghargaan CEO Visioner Terbaik versi BUMN Track pada 2020.

Penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusinya di sektor keuangan dan BUMN. Namun kini ia mengundurkan diri dari jabatan Dirut BEI demi kepentingan pasar modal Indonesia.

Alasan Pengunduran Diri Dirut BEI

Dalam pernyataannya, sebagaimana dikutip dari Tribun Video, Iman Rachman menegaskan bahwa pengunduran diri dari kursi Dirut BEI bukanlah keputusan yang diambil secara ringan. Ia menilai dinamika pergerakan IHSG yang melemah menjadi momentum refleksi atas kepemimpinannya.

 

Menurutnya, langkah mundur tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada pelaku pasar dan pemangku kepentingan pasar modal. Iman Rachman juga menyampaikan harapan agar pasar modal Indonesia dapat segera pulih.

Ia menilai regenerasi kepemimpinan menjadi hal penting agar BEI tetap adaptif menghadapi tantangan global dan domestik. Demikianlah profil Iman Rachman yang memutuskan untuk meninggalkan jabatannya sebagai Dirut BEI. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Belum Ada Sebulan, Perumahan Duta Kranji Sudah Tiga Kali Diterjang Banjir
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 27, Hari Ini Jumat 30 JANUARI 2026: Kelelahan Diandra dan Kepanikan Dimitri
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bareskrim Telusuri Jejak Uang di Kasus Dana Syariah Indonesia
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Ini Daftar Kota yang Diprediksi Turun Hujan Hari Ini
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
‎Danantara Bakal Masuk Bursa, Demutualisasi BEI Dikebut
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.