Google Perluas Fitur Perlindungan Anti-Pencurian di Android

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Google memperkenalkan serangkaian peningkatan fitur anti-pencurian pada sistem operasi Android, dirancang untuk memperkuat pertahanan perangkat terhadap pencurian fisik sekaligus mengamankan data pribadi jika perangkat hilang atau dicuri.
 
Pembaruan ini berlaku untuk perangkat yang menggunakan sistem operasi Android 16 ke atas, dan mencakup perluasan autentikasi, peningkatan mekanisme pemulihan, serta proteksi default terhadap ancaman pencurian tertentu di beberapa pasar.
 
Menurut pengumuman resmi tim keamanan Android, pencurian ponsel bukan sekadar kehilangan perangkat, hal ini juga dapat membuka pintu bagi pencurian identitas dan penipuan finansial. Untuk itu, Google menambahkan sejumlah fitur yang membangun perlindungan berlapis atau multi-layered defenses sebelum, selama, dan setelah percobaan pencurian.

Salah satu perubahan utama yang diluncurkan adalah perluasan cakupan fitur Identity Check. Pertama kali diperkenalkan pada Android 15, Identity Check mengunci tindakan sensitif jika perangkat berada di luar lokasi terpercaya dan hanya memperbolehkan autentikasi biometrik seperti sidik jari atau pengenalan wajah.
 
Dalam pembaruan terbaru, fitur ini diperluas agar mencakup semua aplikasi dan fungsi yang menggunakan Android Biometric Prompt, termasuk aplikasi perbankan pihak ketiga dan layanan seperti Google Password Manager.
 
Artinya, saat perangkat berada di luar zona aman, autentikasi biometrik menjadi satu-satunya cara untuk mengakses data sensitif,  opsi sandi atau PIN tidak lagi berjalan sebagai jalur cadangan. Google juga memberikan lebih banyak kontrol kepada pengguna terhadap Failed Authentication Lock.
 
Sebagai informasi, Failed Authentication Lock merupakan fitur yang secara otomatis mengunci perangkat setelah serangkaian percobaan masuk yang gagal. Kini terdapat tombol on/off khusus pada pengaturan untuk memungkinkan pengguna menyesuaikan tingkat keamanan sesuai kebutuhan.
 
Selain itu, durasi penguncian setelah percobaan yang gagal kini lebih panjang, sehingga mengurangi peluang pencuri menerka kombinasi sandi melalui percobaan berulang. Sementara itu, fitur Remote Lock juga ditingkatkan untuk membantu pemilik perangkat mengunci ponsel dari jarak jauh jika hilang atau dicuri.
 
Melalui android.com/lock, pengguna dapat mengamankan perangkat lewat browser tanpa harus berada di dekat ponsel. Google juga memperkenalkan tantangan keamanan tambahan dalam proses ini agar hanya pemilik sah yang dapat mengaktifkan penguncian jarak jauh, meningkatkan keandalan mekanisme pemulihan perangkat.
 
Selain itu, pembaruan juga membawa peningkatan pada Offline Device Lock, jika ponsel kehilangan sambungan internet, fitur ini secara otomatis akan mengunci perangkat setelah beberapa waktu offline, mencegah pencuri mendapatkan akses meskipun koneksi ditutup untuk menghindari pelacakan.
 
Google juga mengimplementasikan fitur perlindungan anti-pencurian tertentu sebagai aktif secara default di wilayah tertentu, seperti Brasil. Perangkat baru yang diaktifkan di negara tersebut kini langsung menjalankan fitur seperti Theft Detection Lock dan Remote Lock tanpa pengaturan manual oleh pengguna.
 
Theft Detection Lock memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) serta sensor internal perangkat untuk mendeteksi pola gerakan seperti perampasan atau penjambretan, lalu segera mengunci layar perangkat jika ancaman pencurian teridentifikasi.
 
Dengan pembaruan ini, Android tidak hanya merekam kejadian pencurian setelah ponsel hilang, tetapi juga memperkuat tahap sebelum dan selama pencurian terjadi. Sistem autentikasi yang diperluas dan kontrol penguncian lebih ketat dimaksudkan untuk mencegah akses tidak sah ke informasi sensitif dan mendorong pencuri mengambil jalur lebih sulit untuk dibobol.
 
Google menegaskan bahwa fitur perlindungan pencurian ini merupakan bagian dari strategi keamanan yang terus berkembang, seiring meningkatnya risiko pencurian perangkat dan ancaman siber yang menyertainya.
 
Pembaruan ini tersedia bagi pengguna Android 16 dan versi lebih baru, serta sebagian fitur kompatibel dengan perangkat yang menjalankan Android 10 ke atas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ini Pemenang Shopee Beauty Awards 2025, Deretan Produk Kecantikan Pilihan Pengguna
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Jubir Yaqut Jelaskan soal Penambahan Kuota Haji
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DJP Catat Pelaporan SPT Tahunan Tembus 1 Juta, Aktivasi Coretax Capai 12,8 Juta
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil Thailand Masters: 10 Wakil Indonesia Lolos Semifinal
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tinjau RSUD Aceh Tamiang, Wapres Gibran Pastikan Layanan Kesehatan Pulih Pascabencana
• 57 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.