Gresik (ANTARA) - Tim putri Jakarta Pertamina Enduro memastikan posisi kedua klasemen akhir putaran pertama Proliga 2026 setelah membenamkan Medan Falcons dengan skor 3-0 (25-9, 25-18, 25-20) di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Jumat malam.
Megawati Hangestri dkk mengumpulkan nilai 12, hasil dari empat kemenangan dan dua kali kalah, menggeser Jakarta Electric PLN Mobile dengan nilai 11, yang pada laga sebelumnya mengalahkan Jakarta Popsivo.
Sementara bagi Medan Falcons, kekalahan ini merupakan yang keenam dan menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum pernah merasakan kemenangan sepanjang putaran pertama.
Pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama dalam sesi konferensi pers usai pertandingan terlihat sangat kecewa dengan kekalahan telak anak asuhnya, terutama skor mencolok pada set pertama.
Baca juga: Jakarta Electric kalahkan Medan Falcons dengan perjuangan keras
"Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak-anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar," katanya.
Pelatih asal Jepang itu menegaskan tidak ingin menyalahkan anak asuhnya atas kekalahan di laga akhir putaran pertama. "Itu jadi tanggung jawab saya," tambahnya.
Pada set kedua dan ketiga, anak-anak Medan Falcons mampu memberikan perlawanan ketat, berani lebih menyerang dan berusaha memperkuat blok.
Akan tetapi, Pertamina Enduro terus bisa menjaga keunggulan. Megawati Hagestri, Iana Shcherban dan Wilma "Salas" Alishanova menjadi motor serangan timnya.
Baca juga: Pertamina Enduro hajar Popsivo Polwan 3-0 di Proliga 2026
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Bulent Karslioglu mengatakan kemenangan atas Medan Falcons menjadi modal penting untuk mengejar tiket empat besar (final four).
"Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat," kata pelatih asal Turki yang musim 2025 membawa Pertamina Enduro merebut juara Proliga.
CDM Tim Jakarta Pertamina Enduro Werry Prayogi menambahkan manajemen cukup puas dengan hasil putaran pertama dan belum berencana melakukan perombakan pemain untuk menghadapi putaran kedua.
"Komposisi yang ada sekarang kita pertahankan. Salas yang di awal-awal kompetisi sempat diragukan, kualitas permainannya makin meningkat. Kita siap memenangkan pertempuran hingga akhir (juara)," katanya didampingi Manajer Tim Widi Triyoso.
Baca juga: Electric PLN akhiri putaran pertama dengan kalahkan Popsivo
Baca juga: Gresik Phonska lengkapi kesempurnaan dengan bekuk Livin’ MandirI
Megawati Hangestri dkk mengumpulkan nilai 12, hasil dari empat kemenangan dan dua kali kalah, menggeser Jakarta Electric PLN Mobile dengan nilai 11, yang pada laga sebelumnya mengalahkan Jakarta Popsivo.
Sementara bagi Medan Falcons, kekalahan ini merupakan yang keenam dan menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum pernah merasakan kemenangan sepanjang putaran pertama.
Pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama dalam sesi konferensi pers usai pertandingan terlihat sangat kecewa dengan kekalahan telak anak asuhnya, terutama skor mencolok pada set pertama.
Baca juga: Jakarta Electric kalahkan Medan Falcons dengan perjuangan keras
"Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak-anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar," katanya.
Pelatih asal Jepang itu menegaskan tidak ingin menyalahkan anak asuhnya atas kekalahan di laga akhir putaran pertama. "Itu jadi tanggung jawab saya," tambahnya.
Pada set kedua dan ketiga, anak-anak Medan Falcons mampu memberikan perlawanan ketat, berani lebih menyerang dan berusaha memperkuat blok.
Akan tetapi, Pertamina Enduro terus bisa menjaga keunggulan. Megawati Hagestri, Iana Shcherban dan Wilma "Salas" Alishanova menjadi motor serangan timnya.
Baca juga: Pertamina Enduro hajar Popsivo Polwan 3-0 di Proliga 2026
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Bulent Karslioglu mengatakan kemenangan atas Medan Falcons menjadi modal penting untuk mengejar tiket empat besar (final four).
"Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat," kata pelatih asal Turki yang musim 2025 membawa Pertamina Enduro merebut juara Proliga.
CDM Tim Jakarta Pertamina Enduro Werry Prayogi menambahkan manajemen cukup puas dengan hasil putaran pertama dan belum berencana melakukan perombakan pemain untuk menghadapi putaran kedua.
"Komposisi yang ada sekarang kita pertahankan. Salas yang di awal-awal kompetisi sempat diragukan, kualitas permainannya makin meningkat. Kita siap memenangkan pertempuran hingga akhir (juara)," katanya didampingi Manajer Tim Widi Triyoso.
Baca juga: Electric PLN akhiri putaran pertama dengan kalahkan Popsivo
Baca juga: Gresik Phonska lengkapi kesempurnaan dengan bekuk Livin’ MandirI





