Korban Penganiayaan Perokok Merasa Laporannya Dicuekin Sebelum Viral, Ini Kata Polisi

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aldi Mulya Putra, korban penganiayaan oleh pengendara motor yang merokok di Palmerah, Jakarta Barat, sempat tidak mendapat kabar perkembangan kasus selama dua pekan, sebelum akhirnya viral di media sosial.

Menanggapi tudingan tersebut, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora memberikan jawaban singkat.

Ia mengeklaim bahwa Polsek Palmerah pasti menerima dan melayani setiap laporan warga ke polisi.

"Semua laporan masyarakat ke Polsek pasti selalu kami layani," kata Gomos singkat saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (30/1/2026).

Namun, Gomos tak memberikan jawaban lanjutan ketika ditanyai lebih rinci mengenai klaim korban soal lambatnya penanganan kasus yang baru bergerak setelah ramai di media sosial.

Baca juga: Datangi Polsek Palmerah, Korban Penganiayaan Perokok Disuruh Pulang Usai Pilih Lanjutkan Kasus

Klaim "No Viral No Justice"

Di sisi lain, Aldi mengaku merasakan perbedaan perlakuan yang signifikan sebelum dan sesudah videonya menjadi perbincangan publik.

Ia telah membuat laporan polisi lengkap dengan hasil visum tepat setelah kejadian pada 16 Januari 2026 dini hari.

"Pelaporan itu saya sebenarnya lakukan tepat setelah kejadian. Jam kurang lebih 03.30 WIB subuh setelah kejadian, saya visum, saya bikin laporan polisi," kata Aldi kepada Kompas.com, Jumat.

Selama dua pekan berselang, Aldi menyebut tidak ada komunikasi apapun dari penyidik terkait perkembangan kasusnya.

Kasus ini pun baru menunjukkan kemajuan setelah Aldi mengunggah video penganiayaan tersebut ke media sosial.

"Malam itu saya upload videonya, langsung lumayan naik, viral. Besok paginya saya ditelepon polisi, katanya polisi sudah menemukan pelaku," tutur Aldi.

Baca juga: Curhat Korban Penganiayaan Perokok di Palmerah: Sebelum Viral, Laporan Diabaikan

Aldi menilai penanganan kasus penganiayaan terhadap dirinya terkesan lambat.

"Memang bisa dibilang lambat penanganannya. Menurut yang saya alami sih seperti itu ya," kata dia.

Saat memenuhi panggilan ke Polsek Palmerah usai kasusnya viral, Aldi mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci mengenai perkembangan kasus dan penangkapan pelaku.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Saya datang ke Polsek Palmerah, katanya polisi udah menemukan pelaku. Terus saya cuma ditanya, 'Ini mau lanjut apa enggak?'. Oke lanjut. Disuruh pulang lagi, udah gitu aja," kata Aldi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saat ”Korban” Konten Tiktok Puas dengan Durian Desa Duyung
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Misi Balas Dendam Real Madrid Lawan Daya Magis Mourinho
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Jurusan Kuliah Buat Kamu yang Nggak Suka Menulis Esai
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bank Mandiri Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Ekonomi Sirkular Industri Parfum
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
4 Makanan Ini Diam-diam Bisa Ganggu Kesehatan Usus
• 46 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.