Penulis: Kunta Bayu Waskita
TVRINews - Zurich, Swiss
Sistem kualifikasi kali ini dibagi menjadi dua jalur utama: Play-off Antar-Konfederasi dan Play-off Zona Eropa (UEFA).
Genderang kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 memasuki babak paling krusial. Sebanyak 22 negara kini berdiri di tepi jurang sejarah, bersaing memperebutkan enam tiket terakhir melalui jalur play-off yang menegangkan.
Turnamen edisi ke-23 yang akan diselenggarakan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ini akan menjadi yang terbesar dengan total 48 peserta.
Dikutip dari FIFA, sistem kualifikasi kali ini dibagi menjadi dua jalur utama: Play-off Antar-Konfederasi dan Play-off Zona Eropa (UEFA). Pertandingan dijadwalkan berlangsung secara serentak pada jeda internasional FIFA, tepatnya pada 26 hingga 31 Maret 2026.
Laga Hidup Mati di Meksiko (Interconfederation Play-off)
Enam tim dari berbagai penjuru dunia (kecuali Eropa) akan berkumpul di Monterrey dan Guadalajara, Meksiko, untuk memperebutkan dua tiket final.
Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, Irak (AFC) dan Republik Demokratik Kongo (CAF) mendapatkan status unggulan dan langsung melaju ke babak final di jalur masing-masing.
Sementara itu, empat tim lainnya harus saling sikut di babak semifinal. Kaledonia Baru (OFC) akan menantang Jamaika (CONCACAF) di Jalur 1, sedangkan Bolivia (CONMEBOL) akan berhadapan dengan Suriname (CONCACAF) di Jalur 2.
Pemenang dari laga semifinal ini akan menantang Irak atau RD Kongo untuk menentukan siapa yang berhak terbang ke putaran final pada Juni mendatang.
Jalur Eropa (UEFA Play-off)
Persaingan tidak kalah sengit terjadi di Benua Biru. Sebanyak 16 tim Eropa yang gagal lolos otomatis sebagai juara grup kini harus melewati rintangan ekstra. UEFA membagi 16 tim ini ke dalam empat jalur (Path A, B, C, dan D), di mana hanya pemenang akhir dari masing-masing jalur yang akan lolos.
Beberapa nama besar terjebak di fase ini. Italia, yang berambisi kembali ke panggung dunia setelah absen di dua edisi sebelumnya, harus melewati jalur terjal di Path A. Mereka dijadwalkan bertemu Irlandia Utara, dengan potensi laga final melawan Wales atau Bosnia-Herzegovina.
Sedangkan di jalur lain, negara-negara Eropa lainnya seperti Ukraina, Polandia, Swedia, dan Turki juga harus berjuang habis-habisan demi mengamankan satu tempat tersisa.
Format Terbesar dalam Sejarah
Piala Dunia 2026 menjanjikan tontonan yang berbeda dengan format 48 tim. Selain menambah kuota peserta, turnamen ini juga memperpanjang durasi kompetisi menjadi 39 hari, dimulai dari laga pembuka di Stadion Azteca, Meksiko, pada 11 Juni hingga partai final di New York New Jersey pada 19 Juli 2026.
Bagi tim-tim seperti Suriname atau Kaledonia Baru, babak play-off ini adalah peluang emas untuk mencetak sejarah baru sebagai debutan. Namun, bagi raksasa seperti Italia, ini adalah pertaruhan reputasi di pentas sepak bola tertinggi sejagat.
Editor: Kunta Bayu Waskita



