GenPI.co - Kisah Randika Alzatria Syahputra (28) warga asal Sumatra Selatan yang ditemukan meninggal dunia di Cilacap, Jawa Tengah, viral di media sosial.
Warga Sumsel ini diduga meninggal dunia akibat kelaparan sehingga kondisi keluarganya disorot.
Kementerian Sosial (Kemensos) turun tangan memberikan pendampingan sosial dan ekonomi kepada keluarga almarhum.
Kemensos lalu menelusuri keluarga Randika di Bogor dan Palembang.
Ibu kandung Randika Rina Susanti kini tinggal di rumah kontrakan di Bogor bersama adik tiri korban, Citra.
Rina sebagai orang tua tunggal membuka usaha jasa binatu kecil-kecilan dengan penghasilan terbatas.
Sedangkan adik kandung Randika bernama Nadya sudah berkeluarga dan mengontrak rumah tidak jauh dari kediaman Rina.
Namun, kondisi ekonomi Nadya tidak stabil setelah suaminya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pendampingan yang diberikan untuk membantu keluarga bangkit dan menata kembali kehidupan setelah peristiwa tersebut.
“Pendampingan itu penting. Kami ingin betul-betul membantu keluarga untuk bangkit. Tidak sekadar memberi bantuan, tetapi juga mendampingi supaya ada jalan untuk memperbaiki hidup ke depan,” kata dia, dikutip Jumat (30/1).
Mensos yang akrab disapa Gus Ipul mengonfirmasi berdasarkan hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan diketahui meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
"Hasil pemeriksaan menyimpulkan diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya," imbuh dia.
Dia mengungkapkan Kemensos menyiapkan sejumlah langkah intervensi lanjutan, antara lain pendampingan keluarga melalui Sentra Galih Pakuan di Bogor.
Selain itu, pengusulan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kewirausahaan untuk penguatan usaha penatu ibu Randika dan bantuan usaha warung makanan bagi adik Randika.(ant)
Video populer saat ini:




