Pramono: 6.000 Jalan Berlubang di Jakarta Sudah Diperbaiki

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan sampai dengan saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperbaiki 6.000 jalan berlubang akibat musim hujan di ibu kota.

“Untuk sekarang ini, Dinas Bina Marga sudah melakukan (perbaikan) hampir 6.000 lubang yang ada di Jakarta, kemarin kami sudah hitung,” kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Utara, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga :
Banjir 2 Meter Rendam Pemukiman di Kebon Pala Jaktim
Jakarta-Bandung Turun Hujan Rintik-rintik Pagi Ini, Yogyakarta Waspada Hujan Petir

Kendati demikian, dia mengatakan perbaikan tersebut hanya bersifat sementara. Ketika curah hujan sudah turun, dia memastikan pihaknya segera melakukan perbaikan secara permanen.

Dia pun mengimbau agar para pengguna jalan selalu memastikan keamanan dan keselamatan saat berkendara.

“Saya juga meminta kepada para pengendara agar berhati-hati di Jakarta karena memang di beberapa jalan itu, akibat curah hujan yang terus-menerus, jadi berlubang,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo juga sudah merinci sejak awal Januari 2026, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menangani sekitar 6.000 titik jalan berlubang di Jakarta.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Desember 2025 seiring tingginya curah hujan.

“Yang sudah kita tangani, udah kita TL (tindak lanjut) ada 6.000-an,” ungkap Heru.

Dia juga menegaskan perbaikan jalan masih terus berjalan setiap hari.

“Kita berjalan terus. Begitu ada lubang, tutup. Ada lubang, tutup,” tutur Heru.

Dia menjelaskan perbaikan jalan-jalan tersebut tidak melibatkan pihak ketiga. Seluruh pekerjaan dilakukan oleh satuan tugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta, yakni Pasukan Kuning, dengan material yang telah disiapkan sebelumnya.

“Pengadaan material selalu ada. Kami taruh di gudang. Begitu ada jalan rusak, langsung kami tindak lanjuti, yang kerja adalah Pasukan Kuning,” papar Heru.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan sampai dengan saat ini, belum ada jenis aspal yang benar-benar tahan terhadap hujan, genangan air, dan beban kendaraan.

Dia menerangkan air hujan dapat melemahkan ikatan aspal sehingga mempercepat kerusakan jalan, terutama saat dilintasi kendaraan berat. (Ant)

Baca Juga :
Belum Ada Aspal Tahan Hujan, Banjir hingga Kendaraan di Jakarta, Kata Kepala Dinas Bina Marga
42 RT di Jakarta Masih Banjir Malam Ini, Ketinggian Capai 1,2 Meter
BMKG Tegaskan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Bencana, Bukan Pemicu Cuaca Tidak Stabil

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
23 Prajurit Marinir Gugur di Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa
• 3 jam laluokezone.com
thumb
THR 2026 Bulan Apa Cairnya? Ini Aturan Kemenaker
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Purbaya Sebut Pengunduran Dirut BEI Justru Untungkan Indonesia
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Ivan Gunawan Bikin Lebaran Makin Mewah! Hadirkan Koleksi “Purissima” di Garis Poetih Raya Festival 2026
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Daftar Pejabat OJK yang Mengundurkan Diri usai Gonjang-ganjing Pasar Saham
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.