Bali United sempat unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Hehanusa Al Hamra (23'). Setelah itu, Persik mencetak tiga gol balasan melalui Jose Enrique (29', 42') dan Adrian Luna (45+2'), sebelum akhirnya Bali United memperkecil ketertinggalan melalui gol Joao Ferrari (69').
Jalannya Pertandingan
Seperti dilansir Antara, kedua tim saling serang sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Namun, Persik tertinggal lebih dulu gegara Hehanusa Al Hamra tidak sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri ketika ingin menghalau umpan yang ditendang Boris Kopitovic.
Namun, Persik dengan sigap mampu menyamakan kedudukan lewat gol Jose Enrique Rodriguez di menit ke-29. Ia kembali menambah pundi gol dengan merobek gawang Bali United di menit ke-40 sehingga skor menjadi 2-1.
Persik makin unggul setelah Adrian Luna berhasil menjebol gawang Bali United pada menit 45+2. Hingga babak pertama usai, Persik unggul 3-1.
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Khususnya setelah Bali United menurunkan Jens Raven pada menit ke-59. Upaya Serdadu Tridatu untuk tampil lebih agresif membuahkan hasil dengan lahirnya gol Joao Ferrari pada menit ke-69.
Peluang demi peluang masih lebih sering didapat Bali United setelah mereka mencetak gol kedua. Tapi, gol tambahan tak kunjung tercipta hingga peluit panjang berbunyi karena Persik merapatkan tembok pertahanan. Dengan begitu, Persik menang dengan skor 3-2.
Kunci Kemenangan Persik
Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, mengaku senang dengan kemenangan ini, terlebih setelah timnya selalu mengalami kekalahan di dua laga sebelumnya. Menurutnya, para pemain Persik memang pantas menang karena mampu menerapkan pola permainan dan komunikasi yang baik di sepanjang laga.
"Para pemain juga pantas untuk memenangkan laga ini," kata Marcos seusai laga.
Menanggapi keputusan memainkan tiga pemain Spanyol di lini tengah, Marcos menjelaskan bahwa ia sangat percaya pada kualitas dan pengalaman para pemain tersebut.
“Kami memainkan Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” terang Marcos.
Ia juga memuji kontribusi Adrian Luna dalam membangun serangan serta berharap sang pemain bisa kembali mencetak gol di laga-laga Persik berikutnya. “Saya senang Adrian Luna mencetak gol pertamanya. Saya harap dia bisa mencetak tiga atau empat gol lagi, di laga-laga selanjutnya,” tutup Marcos.
Bali United Kecewa
Sementara itu, pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku kecewa dengan hasil pertandingan ini. Sebab menurutnya, Serdadu Tridatu sudah bermain dengan baik pada awal pertandingan, tapi harus kebobolan karena ada kesalahan yang dimanfaatkan lawan. Kemudian, para pemain Bali United juga dinilainya sudah berusaha maksimal untuk bangkit di babak kedua.
"Babak kedua kami berusaha untuk bangkit kembali, tapi tidak bisa menang di sini, padahal itu target kami. Tentunya merasa kecewa dengan hasil ini," kata Johnny Jansen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)



