Punya Kontribusi Besar pada Ekonomi, Pemerintah Didorong Beri Stimulus pada Sektor Manufaktur

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menekankan perlu ada kebijakan pemerintah yang bisa mengerek pertumbuhan industri sektor manufaktur.

Punya Kontribusi Besar pada Ekonomi, Pemerintah Didorong Beri Stimulus pada Sektor Manufaktur.

IDXChannel - Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menekankan perlu ada kebijakan pemerintah yang bisa mengerek pertumbuhan industri sektor manufaktur. Kebijakan fiskal yang berkorelasi dengan moneter mesti digodok kembali dalam mendukung arus perdagangan sektor tersebut.

Menurut Andry, stimulus ekonomi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi seharusnya menyasar sektor industri padat karya, dengan potensi arus ekspor dan impor bernilai tinggi. 

Baca Juga:
Menperin: Banjir Sumatera Menahan Nilai Tambah Manufaktur hingga Rp15 Triliun

"Hampir tidak mungkin kita akan mendorong pertumbuhan di sektor manufaktur tanpa kebijakan industrialisasi manufaktur dan juga perdagangan link kepada off-taker di luar negeri untuk menjadi eksportir segala macam," kata Andry dalam diskusi bertajuk Economic Insight 2026: Unlocking Indonesia's Hidden Engine of Growth, yang digelar di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:
Manufaktur Zona Euro Tertekan, Asia Pertahankan Pertumbuhan Solid

Andry mengatakan industri manufaktur berkaitan erat dengan situasi moneter. 

"Dalam beberapa tahun terakhir memang pressure-nya ke nilai tukar rupiah melemah terhadap US Dolar. Dan itu tentu saja buat importir ya, terutama untuk import to export, ya biaya untuk impornya juga semakin mahal, itu problem-nya," kata Andry.

Baca Juga:
Saham ASPR Milik Siapa? Emiten Manufaktur Plastik Kemasan, Simak Sosok Pengendalinya

Merujuk data Kementerian Perindustrian, sektor manufaktur berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional yang mencapai 17,39 persen pada triwulan III-2025. Capaian tersebut menjadikan sektor Industri Pengolahan Nonmigas (IPNM) sebagai penyumbang terbesar terhadap PDB nasional dibanding sektor lainnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketum PBNU: Satu abad NU Konsisten Kawal Indonesia Menuju Peradaban Mulia
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hari ke-9 Operasi SAR, Lima Body Part Kembali Ditemukan di Longsor Cisarua
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Lapak Barang Bekas di Cengkareng Ludes Dilalap Si Jago Merah
• 34 menit laluokezone.com
thumb
Montir Tewas Tersengat Listrik Saat Mengecat Atap di Makassar
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
BNPB: Gayo Lues Aceh Butuh 2.659 Hunian Sementara Korban Banjir
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.