PBNU Dukung Prabowo Gabung Dewan Perdamaian: Langkah Konkret Bantu Gaza

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat sebagai langkah tepat untuk menjaga komitmen dukungan terhadap Palestina.

Menurut Gus Yahya, keputusan tersebut sejalan dengan sikap konsisten Indonesia dalam membantu perjuangan rakyat Palestina. Ia menilai keterlibatan Indonesia di forum internasional semacam itu merupakan bagian dari upaya mencari jalan paling efektif untuk mendukung masa depan Palestina.

“Keputusan Presiden untuk bergabung dalam Board of Peace ini saya kira tepat berdasarkan komitmen abadi untuk membantu Palestina,” ujarnya di Jakarta.

Baca juga : PBNU Benarkan Pemecatan Gus Yahya Sebagai Ketum Terkait Aliran Dana Rp100 Miliar

Gus Yahya mengakui partisipasi Indonesia kemungkinan dipandang kontroversial oleh sebagian pihak. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh berhenti mencari cara untuk membantu Palestina di tengah situasi global yang kompleks.

Ia menyoroti bahwa dinamika geopolitik saat ini diwarnai persaingan kepentingan antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, Rusia, dan negara-negara Eropa. Dalam situasi tersebut, menurutnya, kehadiran Indonesia di berbagai forum internasional menjadi penting.

“Kalau kita sungguh ingin membantu Palestina menemukan jalan keluar, maka kita harus hadir di semua arena dan semua platform yang tersedia,” katanya.

Baca juga : Kemenlu RI: Dewan Perdamaian hanya Sementara untuk Lindungi Gaza

Gus Yahya menilai keikutsertaan Indonesia di Board of Peace membuat Indonesia tidak sekadar menjadi pengamat dalam proses internasional yang berdampak pada masa depan Palestina. Kehadiran Indonesia dinilai memberi peluang untuk menyuarakan kepentingan Palestina secara langsung.

“Kita harus hadir supaya bisa berbuat sesuatu. Kalau tidak ada pihak yang sungguh-sungguh punya komitmen membantu Palestina di dalamnya, siapa yang akan bersuara demi Palestina?” ujarnya.

Ia juga menyadari bahwa di dalam forum tersebut terdapat beragam kepentingan, termasuk dari Israel dan Amerika Serikat. Justru karena itu, kata dia, suara Indonesia diperlukan agar kepentingan Palestina tetap terwakili. Gus Yahya menyatakan dukungannya agar Prabowo Subianto menjalankan peran tersebut secara konsisten.

“Saya sangat mendukung agar Presiden Prabowo memainkan peran itu dengan sungguh-sungguh supaya kita tidak absen dalam upaya membantu Palestina,” tutupnya. (Ant/E-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Permukiman Warga di Rawajati Jaktim, Ketinggian Banjir Capai 3,5 Meter
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pegawai SPPG Berstatus ASN Dan PPPK Dapat THR Lebaran 2026: Simak Aturan dan Cara Pencairannya
• 9 jam lalunarasi.tv
thumb
Kapolresta Sleman Dinonaktifkan Buntut Kasus Hogi Minaya
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Telusuri Jejak Uang di Kasus Dana Syariah Indonesia
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
IHSG Menguat di Akhir Pekan, Investor Masih Waspadai Arah MSCI
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.