Setan Dibelenggu di Bulan Ramadhan, tapi Kenapa Sih Perbuatan Maksiat Masih Marak Terjadi?

tvonenews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Ramadhan memiliki tempat diistimewakan bagi umat Muslim. Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan suci yang penuh rahmat, ampunan, serta keberkahan.

Saat momen Ramadhan, setan juga disebut dibelenggu atau diikat selama di bulan Ramadhan. Penjelasan itu semakin kuat dipaparkan dalam sejumlah hadis riwayat.

Namun pemaparan setan dibelenggu saat bulan Ramadhan menimbulkan pertanyaan dan kebingungan dari sebagian umat Muslim. Sebab, banyak fenomena perbuatan maksiat sering terjadi di bulan suci.

Ia pun memaparkan tentang setan dibelenggu yang dijelaskan dalam hadis riwayat. Pemaparannya langsung dari Imam Bukhari dan Muslim.

"Kalau Ramadhan sudah datang, pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu," ujar Ustaz Adi Hidayat sambil mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Audio Dakwah, Sabtu (31/1/2026).

Melansir dari NU Online Jabar, berikut hadis riwayat menjelaskan tentang setan dibelenggu saat Ramadhan.

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Artinya: "Jika bulan Ramadhan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelanggu." (HR. Bukhari & Muslim)

Ilustrasi setan menghasut Nabi Adam AS dan Siti Hawa dalam tafsir Surah Al-Baqarah ayat 36
Sumber :
  • Freepik

UAH sapaan akrabnya memahami, ada yang mengartikan tafsir setan diikat secara nyata saat Ramadhan. Ia pun sangat mendukung dengan pemahaman tersebut.

"Tapi ada yang kedua ini paling menarik, kalau dibelenggu nyata, kenapa maksiat banyak? Perkara maksiat itu salah satunya setan, yang mengaktifkan nafsu," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa, para ulama menyebutkan arti "setan dibelenggu" adalah kalimat majazi. Dalam hal ini, kalimat di hadis riwayat tersebut berupa kiasan.

Ia pun mengambil tujuan dan kehadiran bulan Ramadhan. Umat Muslim senantiasa meningkatkan amal dan ibadah. Otomatis makna Ramadhan sebagai momentum menghindarkan perbuatan maksiat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejagung: Rumah Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Digeledah dalam Kapasitas Saksi
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
PDIP Tegaskan Komitmen Perdamaian Dunia dan Hak Palestina Lewat PBB, Bukan Jalan Lain
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Jokowi Minta PSI Perkuat Jaringan Online dan Offline
• 5 jam laludetik.com
thumb
Di Tengah Pergolakan Pasar Modal, BEI Catat Jumlah Investor Tembus 21 Juta
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Komisi VIII DPR ingatkan pemerintah lebih waspada perubahan iklim
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.