Polisi selidiki asal-usul "whip pink" di apartemen Lula Lahfah

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian masih menyelidiki asal-usul tabung gas berwarna pink atau whip pink yang ditemukan di apartemen pemengaruh (influencer) Lula Lahfah pada Jumat (23/1).

"Kalau bukti pembelian kita masih belum dapatkan, tetapi penyelidik sudah mendalami dari mana asal-usul barang itu dikirim. Ini kan sudah mendalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Budi mengatakan meski perkara kasus Lula dihentikan dalam proses penyelidikan, namun pihaknya masih memantau peredaran, penggunaan, penyalahgunaan tabung N2O dengan melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba serta Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, tabung whip pink ditemukan di kamar asisten almarhum saat olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini, polisi belum menemukan bukti pembelian tabung tersebut, namun penyelidik masih mendalami asal-usul pengirimannya.

"Iya. Masih kalau digital forensik masih dilakukan," ucapnya.

Terkait isu dugaan overdosis, Budi menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia meminta publik tidak berspekulasi dan menghormati keluarga almarhum.

“Tujuan kita menyampaikan berita yang tidak bias. Isu-isu di luar itu, ayo kita hormati keluarga almarhum, kita jaga simpati dan empati,” ujarnya.

Kepolisian menemukan tabung warna merah muda (whip pink) dan bercak darah di apartemen pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang berada di kawasan Jakarta Selatan usai dinyatakan meninggal.

Satu buah tabung "whip pink" itu berukuran 2.050 gram (gr) untuk dilaksanakan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA).

Kemudian, satu buah kotak warna "pink" berisi 44 tablet obat-obatan untuk dilaksanakan pemeriksaan DNA sentuhan.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.

"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

Baca juga: Polri berkoordinasi Kemenkes dan BPOM rumuskan aturan gas N2O

Baca juga: Kasus Lula Lahfah, Kemenkes minta publik tak gunakan N2O di luar medis

Baca juga: Reza Arap hadir dalam proses evakuasi jenazah Lula Lahfah


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Endus Aktivitas Ridwan Kamil, Ada Tukar Miliaran Rupiah ke Mata Uang Asing
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Misi Balas Dendam Real Madrid Lawan Daya Magis Mourinho
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Teka-teki Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Ditemukan di Kamar ART, Ada Sidik Jari Korban
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kaesang Balas Bapaknya yang Mau Mati-matian demi PSI: Saya Peras Semua Darah!
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Werder Bremen vs Monchengladbach: Tanpa Kevin Diks, Bisa Menang, Die Fohlen?
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.