Lewat Cara Ini, BRI Life Cegah Stunting Balita di Desa Cijaura

jpnn.com
15 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Asuransi BRI Life bekerja sama dengan Rumah Zakat melaksanakan program pencegahan stunting balita melalui intervensi gizi di Desa Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat.

Implementasi program yang bersifat berkelanjutan ini meliputi edukasi dan pelatihan kelas bebas stunting, pemantauan tumbuh kembang anak secara intensif melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta screening perkembangan dan status gizi anak.

BACA JUGA: BRI Life Bayarkan Klaim & Manfaat Sebesar Rp 1,4 Miliar Kepada Nasabah Asuransi Pelita

Selain itu, BRI Life juga memberikan dukungan sarana berupa penyediaan dapur gizi guna menunjang kegiatan dalam produksi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, serta dukungan gizi khusus untuk Baduta/balita kategori undernutrition melaui pemberian makanan tambahan setiap hari selama enam bulan secara terukur dan termonitor, mulai Februari sampai dengan Juli 2026.

Pejabat Eksekutif BRI Life Aestika Oryza Gunarto menuturkan BRI Life berupaya berkontribusi memberikan manfaat di bidang kesehatan khususnya bagi masyarakat Desa Cijaura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan memberikan edukasi kesehatan, pemantauan perkembangan, serta asupan makanan bergizi selama 6 bulan bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun dan Ibu Hamil.

BACA JUGA: Sambut Imlek 2026, ANTAM Luncurkan Emas Batangan Year of the Horse

”Program CSR ini merupakan bentuk kepedulian BRI Life bagi generasi penerus bangsa, sekaligus membantu pemerintah guna mencegah dan menurunkan angka prevalensi stunting serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainabilty and Development Goal’s atau SDG’s. Kami pastikan bantuan ini dapat tersalurkan kepada penerima dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat," tutur dia.

Kegiatan ini selain sebagai upaya pencegahan dan mengurangi angka stunting, juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan desa dan membantu dalam pemenuhan gizi serta mengurangi faktor penyebab stunting.

BACA JUGA: SIG Ciptakan Peluang Bisnis di 2026 Lewat Infrastructure Summit

“Kami sangat senang dan bangga karena dapat berkolaborasi bersama dengan pemerintahan desa setempat, untuk membantu mengentaskan angka stunting melalui penyuluhan, pemeriksaan hingga program yang akan kami monitor selama 6 bulan ke depan. Harapannya, kontribusi kecil kami ini dapat membawa kebaikan dan manfaat bagi banyak orang, khususnya dapat menurunkan angka stunting di Desa Cijaura,” seru Aestika.

"Terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan, ini sungguh sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari anak kami, terutama untuk susu anak dan makanan bergizi lainnya,” ucap Suparti, salah satu Ibu dari anak yang menerima manfaat.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Pertajam Kerugian Negara di Kasus Korupsi Kuota Haji
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp260.000, Buyback Ikut Terjun
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Seperti Arena Halang Rintang, Trotoar Jakarta Dikuasai Motor dan Pedagang
• 42 menit lalukompas.id
thumb
Harga Emas Antam Anjlok Rp 260.000, Jadi Rp 2.860.000 per Gram
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Inovasi K3 Berbasis IoT Antar Mahasiswa Teknik Esa Unggul Raih Juara 2 Esai Nasional
• 12 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.