Hancur Lebur! Harga Emas Dibanting: Ambruk 9%, Rekor Terburuk 43 Tahun

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia- Harga emas menutup pekan terakhir Januari 2026 dengan volatilitas ekstrem. Setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, logam mulia ini justru mengalami aksi jual tajam dan mencatatkan penurunan harian terdalam sejak 1983.

Melansir Refinitiv emas spot ditutup melemah 9,8% di level US$4.864,35 dan sempat anjlok 9,5% ke level US$4.883,62 per troy ounce pada Jumat (30/1/2026) , setelah sehari sebelumnya menyentuh puncak US$5.594,82.

Pada Jumat kemarin, harga emas sempat menyentuh US$ 5.450 sebelum harganya dibanting ke posisi terendahnya di US$ 4695,23 sekitar pukul 02.30 WIB.

Data LSEG menunjukkan penurunan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pencatatan sejak Februari 1983  atau hampir 43 tahun di mana emas ambruk 12,09% sehari

Koreksi ini terjadi di tengah euforia harga yang sudah terlalu cepat. Sepanjang Januari, emas masih menguat lebih dari 13% dan mencatat kenaikan bulanan keenam berturut-turut.

Namun reli agresif tersebut membuat pasar rapuh terhadap sentimen baru, terutama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan Kevin Warsh sebagai kandidat ketua The Federal Reserve menggantikan Jerome Powell mulai Mei mendatang.

Suki Cooper, Global Head of Commodities Research di Standard Chartered Bank, menjelaskan pemicu di balik aksi jual tersebut kemungkinan merupakan kombinasi berbagai faktor, mulai dari pengumuman ketua The Fed hingga arus makroekonomi yang lebih luas.

"Baik jika kita melihat pergerakan dolar maupun ekspektasi imbal hasil riil, kombinasi faktor-faktor ini telah memicu aksi ambil untung," ujarnya, dikutip dari Reuters.

Trump menunjuk mantan Gubernur Federal Reserve, Kevin Warsh, sebagai pilihannya untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua The Fed pada Mei, sehingga menempatkan sosok yang kerap mengkritik bank sentral tersebut ke posisi kepemimpinan kunci.

Menurut Suki koreksi ini mencerminkan fase ambil untung yang memang sudah lama ditunggu pasar. Ia menjelaskan bahwa kombinasi penguatan dolar AS dan perubahan ekspektasi imbal hasil riil menjadi pemicu utama aksi jual. Indeks dolar AS tercatat naik 0,7%, bangkit dari posisi terendah empat tahun, sehingga membuat emas berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli global.

Baca: Hati-Hati! Harga Emas Mulai Dibanting Bandar, Sempat Jatuh 4%

 

Sentimen kebijakan moneter menjadi kunci perubahan arah harga. Selama reli Januari, emas ditopang spekulasi bahwa Trump akan menunjuk figur dovish yang berpotensi menekan suku bunga lebih agresif. 

Nicky Shiels, Head of Metals Strategy MKS PAMP SA kepada BBC, menyebut Januari 2026 sebagai bulan paling volatil dalam sejarah logam mulia. Ia menilai koreksi masih berpotensi berlanjut hingga level yang lebih sehat secara teknikal. Dalam catatannya, emas di kisaran US$4.600, perak US$80, dan platinum US$2.000 dipandang sebagai target penurunan yang realistis untuk mereset tren bullish jangka menengah.

Meski demikian, secara fundamental emas belum kehilangan daya tariknya.

Ketidakpastian geopolitik masih tinggi, mulai dari eskalasi tensi di Timur Tengah, kebijakan tarif AS terhadap negara pemasok minyak ke Kuba, hingga tekanan lanjutan terhadap Meksiko. Di sisi lain, pembelian emas oleh bank sentral global tetap menjadi bantalan struktural, meski laju permintaannya mulai melunak dibanding periode pasca-2022.

Dengan penurunan tajam ini, harga emas ambruk 2,37% pekan ini sekaligus mengakhiri pesta tiga pekan beruntun.

Kendati ambruk kemarin, harga emas masih menguat dalam sebulan. Pada Januari, harga emas 12,75% sebulan.

(emb/emb)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Oknum Babinsa Tuduh Penjual Es Gabus Dapat Hukuman, Ditahan 21 Hari | KOMPAS SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kasus Lula Lahfah Ditutup, Polisi Tetap Telusuri Peredaran Whip Pink
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Rekomendasi acara menarik saat akhir pekan di Jakarta
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Akses Logistik Pulih, Harga Stabil, BNPB Pastikan Pemulihan Gayo Lues Berjalan
• 20 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.