Polisi Beberkan Rekaman CCTV Reza Arap Berada Apartemen Lula Lahfah

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menerangkan kronologi kedatangan Reza Oktovian saat penemuan jenazah selebgram Lula Lahfah di apartemennya. Berdasarkan cuplikan kamera pengawas (CCTV), pria yang akrab disapa Reza Arap itu berada di apartemen Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 19:21 WIB.

Reza Arap datang ke apartemen setelah mendapat kabar dari asistennya.  "Salah satu saksi mencoba untuk menghubungi pacar dari saudari LL dan menginfokan bahwa kondisi terakhir apa yang terjadi di unit kamar apartemen tempat saudari LL tinggal," terang Iskandarsyah dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 31 Januari 2026.

Reza datang bersama dokter pribadi yang sebelumnya telah dicarikan oleh asisten Reza. "Dari sini nanti saudari C salah satu saksi yang merupakan asisten dari pacar saudari LL yaitu saudara RA, saudara RA itu meminta untuk saudari C mencarikan dokter untuk memastikan kondisi dari saudari LL,” ungkap Iskandarsyah.

Baca Juga :

Polisi Minta Masyarakat Tak Berspekulasi terkait Kematian Lula Lahfah
Pada saat pengecekan itu, Lula sudah dinyatakan meninggal. Asisten Reza Arap, C, mencoba untuk menghubungi ambulans. 

Setelah itu, Reza terekam mengantarkan jenazah Lula yang sudah dibawa dengan kantung jenazah, bersama sang dokter pribadi, ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Lula Lahfah dan Reza Arap. Foto: Instagram.

“Ambulans itu datang dan terlihat di sini melalui lift barang, terlihat saudara RA yaitu pacar dari saudari LL mendampingi di mana jenazah saudari LL di sini sudah masuk ke dalam kantong jenazah. Untuk rumah sakit, menuju ke Rumah Sakit Fatmawati yang sudah kami mintai keterangan juga klarifikasinya,” papar Iskandarsyah.

Berdasarkan keterangan pihak RS Fatmawati, Lula sudah dinyatakan meninggal dunia. Pihak RS juga menerangkan bahwa tidak ada tanda kekerasan pada jenazah Lula.

"Keterangan dari Rumah Sakit Fatmawati bahwa kondisi saudari LL ini meninggal dunia dengan kehabisan napas dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” ujar Iskandarsyah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bumi Karsa Mantapkan Strategi Hadapi Dinamika Konstruksi 2026
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Kemendagri Dorong Penguatan TAPD Guna Optimalkan APBD 2027
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk jadi Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK
• 28 menit lalubisnis.com
thumb
Diperpanjang, Kemendikdasmen Dorong Murid dan Orang Tua Segera Aktivasi Rekening PIP 2025
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indonesia–Singapura Satukan Kawasan Industri, Perkuat Rantai Pasok Manufaktur ASEAN
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.