BPMA Naikkan Target Lifting 2026, Anak Usaha MEDC dan ENRG Jadi Penopang

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menaikkan target produksi dan lifting migas pada 2026 meski dihadapkan pada sejumlah tantangan pada tahun lalu.

Produksi tersebut ditopang oleh anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yakni PT Medco E&P Malaka dan anak usaha PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) yakni PT Pema Global Energi.

Adapun, BPMA membidik lifting minyak dan gas bumi untuk tahun ini mencapai level 1.880 bopd untuk kondensat dan gas 28,40 mmscfd. Angka ini naik dari target 2025 yakni 1.665 bopd.

Target lifting ini diikuti oleh proyeksi pertumbuhan produksi migas yang dipatok pada level 16.214 boepd sepanjang 2026, tumbuh dibandingkan dengan target 2025 yakni 15.652 boepd.

“Wilayah kerja yang aktif berproduksi saat ini WK A [dioperatori oleh PT Medco E&P Malaka], WK B [dioperatori oleh PT Pema Global Energi], dan WK Pase [dioperatori oleh Triangle Pase Inc.],” tulis Bidang Komunikasi, Publikasi & Hubungan Media BPMA kepada Bisnis, Jumat (30/1/2026).

Lebih lanjut, dalam upaya menggenjot produksi tersebut, beberapa sumur eksplorasi baru diharapkan dapat memulai pemboran. Beberapa sumur yakni Rayeu D dan Rayeu F di Pema Global Energi- Blok B, dan 3 sumur eksplorasi baru di Triangle Pase Inc yang menjadi Operator Blok Pase.

Baca Juga

  • Medco Energi (MEDC) Kerek Target Produksi Hingga 170.000 boepd pada 2026
  • Tambang Minyak Bakrie (ENRG) Umumkan Temuan 31 Juta Barel Cadangan di Blok Malacca Strait
  • BPMA Catat Lifting Kondensat Arun Capai 1.123 BOPD

Di samping itu, saat ini sedang ada beberapa wilayah kerja (WK) yang berstatus Open Area dan sudah dilirik oleh beberapa calon kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) baik nasional maupun luar negeri. Kondisi ini berpotensi menjadi sinyal positif untuk meningkatkan produksi migas di wilayah Aceh.

“Target lifting ini sangat menantang bagi BPMA dikarenakan pada 2025 terdapat beberapa kejadian yang tidak terduga yaitu banjir di wilayah kerja dan kebakaran tangki F-2101 sehingga akan mempengaruhi kemampuan operasional produksi terutama lifting 2026 di KKKS,” tulis keterangan tersebut.

Pada tahun lalu, total keseluruhan lifting kondensat menyentuh 608.599 barel, dengan kontribusi Blok A yang dioperasikan PT. Medco E&P Malaka sebesar 299.060 barel dan Blok B yang dikelola PT Pema Global Energi sebesar 309.538 barel.

“Secara kumulatif, capaian realisasi lifting kondensat tahun 2025 telah mencapai 100 persen dari target WP&B, dengan capaian Blok A sebesar 102 persen dan Blok B sebesar 98 persen,” kata Deputi Operasi BPMA, Muhammad Mulyawan, Rabu, (31/12/2025).

Dia menambahkan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari peran strategis fungsi komersialisasi dalam mengoptimalkan pengambilan stok kondensat bagian negara.

Optimalisasi dilakukan melalui pengambilan deadstock Blok A di tangki nominasi serta optimalisasi pengambilan stok kondensat bagian negara dari Wilayah Kerja Blok B.

Kepala BPMA, Nasri Djalal, menilai bahwa capaian lifting kondensat 2025 diraih melalui berbagai tantangan, terutama pada periode akhir tahun.

Dia menyoroti bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh telah berdampak langsung terhadap seluruh KKKS dan memaksa sebagian kegiatan produksi dihentikan sementara waktu.

“Capaian ini menjadi energi positif bagi kinerja migas Aceh di tengah kondisi yang penuh tantangan. Sinergi antara BPMA dan KKKS menjadi kunci agar kegiatan operasional tetap dapat berjalan,” ujarnya.

BPMA mendukung penuh upaya KKKS untuk segera mengembalikan dan menstabilkan produksi pascagangguan operasional, sehingga pada tahun mendatang produksi dapat terjaga dan target lifting dapat kembali tercapai secara optimal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dinar Candy Ungkap Jenis Narkoba Baru Bentuk Balon Ulang Tahun: Buat Orang Tua Jaga Anaknya!
• 8 jam laluintipseleb.com
thumb
Sumber Internal : Penangkapan Zhang Youxia oleh Xi Picu Gejolak di Militer, Saluran Penyampaian Instruksi Tingkat Tinggi Disebut Lumpuh
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Jokowi: Saya Akan Bekerja Keras dan Habis-habisan untuk PSI
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Gempa Hari Ini Guncang Sukabumi Jabar, Cek Kekuatan Magnitudonya!
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Kasus BJB, KPK Dalami Komunikasi Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.