Pembangunan Embung Kebagusan Senilai Rp 62 Miliar Dimulai, Upaya Jakarta Redam Banjir

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan pembangunan Embung Kebagusan di Jalan Baung, Kebagusan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Jumat (30/1/2026), pembangunan berada dekat permukiman warga, tepatnya di belakang Apartemen Kebagusan City.

Satu unit ekskavator terlihat membongkar pagar dan melakukan pengerukan tanah di tepi belakang apartemen.

Baca juga: Akhir Kasus Guru SD Dipolisikan Usai Tegur Murid: Tak Ada Unsur Pidana, Ortu Belum Minta Maaf

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut meninjau lahan seluas dua hektar tersebut. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin hadir untuk memberikan paparan terkait proyek ini.

Kurangi debit air Kali Mampang

Ika mengatakan, Embung Kebagusan diproyeksikan untuk mengurangi debit air di Kali Mampang.

“Kurang lebih lokasi kita berada di sekitar sini, yaitu ada Kali Krukut dan ada Kali Mampang. Jadi konsepnya, sebelum aliran itu mengalir di pertemuan Kali Krukut dan Kali Mampang, di atas atau di hulunya kita tangkap (tampung) terlebih dahulu,” ucap Ika di lokasi, Jumat.

Embung ini dibangun di lahan seluas dua hektar dengan kedalaman 3–4 meter. Total area biru mencapai 0,8 hektar, sedangkan area hijau seluas 0,7 hektar. Infrastruktur embung dirancang mampu menampung curah hujan hingga 221 milimeter per hari.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Embung Kebagusan juga akan dilengkapi fasilitas publik, antara lain lapangan mini soccer, jogging track, dan taman yang bisa dinikmati warga sekitar.

Meski demikian, Ika mengakui banjir di Jakarta sulit dihindari. Pemprov Jakarta fokus mengoptimalkan fasilitas pengendali banjir agar dampaknya terhadap warga dapat diminimalkan.

Baca juga: Tangis Warga ke Pramono, Merasa Tersiksa Bau Busuk dari RDF Rorotan

“Kemudian, setelah ada embung-embung dan juga kegiatan normalisasi saluran, memang masih ada banjir. Bagaimanapun, karena kita Jakarta berada di hilir kawasan Jabodetabek, pasti masih ada banjir,” jelas Ika.

“(Masih ada banjir), tapi durasi surut dan tinggi genangannya yang akan kita atur,” tambahnya.

Telan anggran Rp 62 miliar

Rano mengungkapkan proyek pembangunan Embung Kebagusan menelan anggaran puluhan miliar rupiah.

“Anggaran untuk di lokasi ini kurang lebih sekitar Rp 62 miliar dari total besar (seluruh proyek embung) mencapai triliunan,” kata Rano.

Meski proses pengerjaan sudah dimulai, embung ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026 mendatang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Kemampuan Embung Kebagusan

Proyek ini muncul sebagai respons terhadap banjir yang sering terjadi di wilayah Pegangsaan Dua dan Kebagusan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Barang Bukti di Kasus Kematian Lula Lahfah: Ada Whip Pink-Obat Antidepresan
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Apple Akuisisi Startup Q.ai dari Israel Senilai Rp 27 Triliun
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Penangkapan Zhang Youxia Jadi Pemicu — Ramalan Tiongkok Kuno dan Barat Ungkap Akhir Nasib Xi Jinping
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Kesempatan Madrid Balas Dendam, Ini Hasil Pengundian Play-off Liga Champions  
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.