kaltim.jpnn.com, BALIKPAPAN - Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid menegaskan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan tidak boleh dipandang semata sebagai aset komersial PT Pertamina.
Namun, kata Nurdin Halid, RDMP Balikpapan harus ditempatkan sebagai infrastruktur strategis negara.
BACA JUGA: Ini Kontribusi Semen Indonesia dalam Proyek Pembangunan RDMP Balikpapan
Menurutnya, kilang tersebut memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional sehingga desain operasionalnya harus mencakup kapasitas cadangan yang memadai, skenario kedaruratan serta mitigasi risiko geopolitik regional.
"RDMP Balikpapan harus dirancang untuk kepentingan strategis jangka panjang negara, bukan hanya hitungan bisnis semata," kata Nurdin dalam keterangannya, Sabtu (31/1).
BACA JUGA: Mudyat Noor Proyeksikan RDMP Balikpapan Bawa Dampak Positif Bagi Penajam Paser Utara
Diketahui, Komisi VI DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kamis (29/1).
Kunjungan yang dipimpin langsung Nurdin Halid tersebut sebagai bagian dari pengawasan terhadap proyek strategis sektor energi nasional, khususnya pengembangan RDMP Balikpapan.
Nurdin juga menekankan pentingnya optimalisasi kilang dalam rangka mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).
Dia menilai keberhasilan RDMP Balikpapan menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan kemandirian energi nasional, di mana kebutuhan energi dalam negeri dapat dipenuhi dari kapasitas produksi nasional.
Dalam konteks tersebut, Komisi VI DPR berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang memperkuat peran Pertamina sebagai BUMN strategis di sektor energi.
Nurdin juga menegaskan Komisi VI DPR siap memberikan dukungan penuh kepada Pertamina, baik dari sisi regulasi maupun pengawasan agar proyek RDMP Balikpapan berjalan optimal dan tepat sasaran.
"Dalam rangka mewujudkan kemandirian energi nasional, kami dari Komisi VI akan terus mendukung Pertamina agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor BBM dan mampu memenuhi seluruh kebutuhan energi nasional secara mandiri," ucapnya. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489256/original/005699500_1769834508-IMG_3478.jpeg)


