Nahdlatul Ulama (NU) menggelar perayaan puncak hari lahir ke-100 di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/1). Tema Harlah ke-100 NU kali ini adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”.
Pantauan kumparan di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB, tampak sejumlah tokoh sudah berada di bangku VIP. Perwakilan dari pemerintah hadir Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang duduk di samping Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.
Selain itu, turut tampak pula sejumlah tokoh lainnya yakni istri presiden ke-4 Sinta Nuriyah Wahid bersama putrinya yakni Yenny Wahid. Juga hadir Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Bahtiar Najamuddin.
Lalu, hadir pula sejumlah tokoh dari elite partai politik yaitu ketua umum PPP Muhamad Mardiono, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, dan Sekjen Golkar Sarmuji.
Selain itu, turut tampak pula Nahdliyin yang mengenakan pakaian bernuansa putih dengan bawahan kain sarung untuk pria dan gamis putih untuk wanita. Mereka turut hadir dari berbagai tingkat mulai dari pengurus wilayah, pengurus cabang maupun badan otonom (Banom) NU.
Sementara itu, hingga dibukanya acara, belum tampak kehadiran Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon bersama-sama.




