KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim murka setelah dituduh oposisi memberikan Indonesia 5.000 hektar lahan.
Oposisi Malaysia menuduh Anwar Ibrahim memberikan lebih dari 5.000 hektar lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan.
Dilaporkan media Malaysia, Bernama, Anwar Ibrahim menegaskan tuduhan oposisi Malaysia itu tak berdasar dan tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Di Malaysia, Sekolah Swasta Semarang Raih Penghargaan Internasional
Sosok yang dikenal memiliki kedekatan dengan Indonesia itu menegaskan bahwa tuduhan tersebut juga telah melukai kebebasan berbicara, menyebarkan informasi palsu, memutarbalikkan fakta, dan mengeksploitasi sentimen keagamaan untuk menyesatkan publik.
“Oposisi menyalahgunakan kebebasan berbicara untuk berbicara omong kosong, kebohongan, menyalahgunakan Islam, dan membohong orang dengan informasi palsu,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, jika oposisi ingin mengklarifikasi, mereka bisa langsung berbicara dengan dirinya.
“Sebaliknya, mereka menjatuhkan hukuman dan terus berbohong. Saya tak bisa menerimanya,” ucap Anwar Ibrahim.
“Ini bukan sikap yang diharapkan dari oposisi yang bertanggungjawab,” ucap dia.
Sosok yang melontarkan tuduhan tersebut adalah pemimpin oposisi Datuk Seri Hamzah Zainudin.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Bernama
- indonesia
- malaysia
- anwar ibrahim
- anwar ibrahim murka
- oposisi





