VIVA – Jurgen Klopp dipastikan akan kembali menginjakkan kaki di Anfield pada Maret mendatang. Mantan manajer Liverpool itu bakal ambil bagian dalam laga amal bertajuk Liverpool Legends vs Borussia Dortmund Legends.
Namun, kembalinya Klopp kali ini bukan untuk memimpin pertandingan kompetitif. Pelatih asal Jerman tersebut akan mendampingi legenda The Reds, Sir Kenny Dalglish, dalam laga spesial yang seluruh hasilnya disumbangkan untuk kegiatan sosial.
“Jurgen Klopp akan kembali ke dugout Anfield untuk membantu Sir Kenny Dalglish dalam pertandingan amal yang dipersembahkan oleh AXA, bekerja sama dengan Forever Reds,” tulis pernyataan klub.
Pertandingan amal tersebut akan digelar pada 28 Maret, dengan dana yang terkumpul dialokasikan bagi Liverpool Foundation serta program Forever Reds.
Dalglish dijadwalkan bertindak sebagai pelatih utama Liverpool Legends, sementara Klopp akan mengambil peran pendamping. Kehadiran eks pelatih Borussia Dortmund itu dipastikan memberi nuansa emosional tersendiri bagi publik Anfield.
Di atas lapangan, Steven Gerrard disebut bakal memimpin skuad Liverpool Legends. Sejumlah nama besar lain juga diperkirakan tampil, menjadikan laga ini sebagai reuni sarat nostalgia.
Klopp sendiri memiliki sejarah panjang dengan Liverpool. Bergabung pada 2015 usai meninggalkan Dortmund, ia sukses mengubah The Reds menjadi kekuatan dominan di Eropa dan Inggris.
Selama sembilan tahun, Klopp mempersembahkan sejumlah gelar prestisius, termasuk Liga Champions dan Premier League, sekaligus mengakhiri puasa gelar liga yang berlangsung lama.
Meski telah meninggalkan kursi manajer pada Mei 2024, ikatan Klopp dengan Liverpool dan para pendukungnya tetap kuat. Gaya kepemimpinan dan filosofi sepak bolanya meninggalkan jejak mendalam di Anfield.
Kembalinya Klopp kali ini juga menegaskan fokusnya pada kegiatan sosial. Ia kini menjabat sebagai duta kehormatan Liverpool Foundation dan menegaskan bahwa laga tersebut murni bertujuan amal, bukan sinyal comeback ke dunia kepelatihan.
Belakangan, Klopp memang kerap dikaitkan dengan sejumlah rumor pekerjaan baru. Namun, ia menegaskan belum memiliki keinginan kuat untuk kembali menangani tim secara penuh dan merasa puas dengan pencapaiannya sejauh ini.
Bagi fans Liverpool, momen ini tetap istimewa. Anfield kembali menyambut sosok yang pernah menjadi arsitek salah satu era paling bersejarah dalam perjalanan klub.





