Mantan Pejabat Senior PKT Ungkap Xi Jinping Telah Membersihkan Jutaan Orang, Akan Menyelidiki Kasus yang Terjadi Hingga 30 Tahun ke Belakang

erabaru.net
9 jam lalu
Cover Berita

Mantan pengusaha Shanghai Hu Liren mengungkapkan bahwa seorang mantan wakil menteri Departemen Organisasi Pusat Partai Komunis Tiongkok (Zhongzubu) telah melarikan diri dari Tiongkok. Pejabat tersebut mengungkap bahwa Xi Jinping telah membersihkan lebih dari puluhan juta pejabat. Bahkan, ke depan akan melancarkan pembersihan besar bergaya Revolusi Kebudayaan dengan rencana menelusuri kembali kasus hingga 20–30 tahun ke belakang.

EtIndonesia. Dalam siaran langsung YouTube pada 28 Januari, mantan pengusaha Shanghai Hu Liren pertama kali mengungkap bahwa setelah jatuhnya Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Zhang Youxia, kepanikan di kalangan pejabat PKT meningkat tajam. 

Ia menyebutkan, seorang mantan wakil menteri Departemen Organisasi Pusat telah berhasil meninggalkan Tiongkok. Dalam siaran lanjutan pada 29 Januari, Hu menambahkan informasi terbaru mengenai kondisi pejabat tersebut setelah melarikan diri ke luar negeri.

Hu Liren menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi langsung dengan pejabat tersebut. Sebelum melarikan diri, orang ini sudah dipindahkan ke posisi “lini kedua” di Departemen Organisasi dan berada dalam status “setengah pensiun”. Identitas, nama, serta metode pelarian belum dapat diungkap untuk sementara.

Menurut Hu, pejabat tersebut kini telah “mendarat dengan aman” di luar negeri, namun sebagian anggota keluarganya masih berada di Tiongkok. Karena itu, ia sedang bernegosiasi dengan otoritas PKT, berharap dapat menjamin keselamatan keluarganya agar tidak terseret. Hu mengisyaratkan bahwa pejabat ini menguasai banyak bukti kejahatan PKT, yang dapat digunakan sebagai modal tawar-menawar.

Dalam siaran langsungnya, Hu Liren menyampaikan sebagian isi bocoran yang diizinkan oleh pejabat tersebut untuk dipublikasikan.

Pejabat itu mengatakan bahwa sejak Xi Jinping berkuasa lebih dari sepuluh tahun lalu, secara resmi sekitar 5 juta pejabat dan anggota partai diumumkan telah diselidiki karena “korupsi”. Namun berdasarkan informasi yang ia kuasai, jumlah sebenarnya yang telah dibersihkan mendekati atau bahkan melebihi 10 juta orang.

Di antaranya:

Pejabat tersebut menilai bahwa pembersihan semacam ini tidak mungkin benar-benar memberantas korupsi, karena akar korupsi terletak pada sistem itu sendiri. Di dalam sistem PKT terbentuk rantai “tanggung jawab – kepentingan – risiko” dari atas ke bawah. Begitu seorang pejabat masuk ke dalam sistem, jika tidak ikut korup, ia akan tersingkir.

Karena korupsi bersifat sistemik, hampir tidak ada seorang pun yang bisa tetap bersih, yang berarti secara teori pemerintah dapat menangkap siapa pun kapan saja atas nama anti-korupsi.

Hu Liren menyampaikan bahwa kelompok yang paling panik saat ini adalah para pejabat wakil menteri ke atas yang sudah pensiun atau setengah pensiun.

Pejabat tersebut memperkirakan bahwa tahap pembersihan berikutnya akan berfokus pada pemeriksaan menyeluruh aset pejabat dan keluarganya, dengan rentang waktu penelusuran hingga 20–30 tahun. Penyelidikan tidak hanya menargetkan individu, tetapi juga perusahaan terkait, anggota keluarga, serta jaringan hubungan historis.

Hu Liren menambahkan bahwa di saat membersihkan pejabat, pemerintah juga akan terus “memanen” perusahaan swasta, karena “kembali ke ekonomi terencana” adalah tujuan akhir.

Hu juga menyebutkan bahwa sistem penjara di berbagai daerah di seluruh negeri sedang diperluas dan diperbesar, dengan tambahan anggaran. Pejabat tersebut menilai bahwa langkah ini bukan untuk kejahatan kriminal biasa, melainkan persiapan untuk penahanan massal pejabat di masa depan.

Sebagai contoh, Penjara Qincheng di Beijing, bahkan pada masa “Kelompok Empat” pun hanya menahan sedikit pejabat tinggi. Namun jika jumlah pejabat tingkat provinsi dan kementerian yang ditangani mencapai puluhan ribu, sistem yang ada jelas tidak akan mampu menampungnya.

Dalam konteks ini, kalangan internal sistem berada dalam kondisi “ketakutan tanpa henti”, terutama para pejabat pensiunan atau setengah pensiunan yang sudah tidak memiliki kekuasaan nyata.

Terkait kasus Zhang Youxia, Hu Liren menganalisis bahwa Zhang sebelumnya merupakan pendukung penting Xi Jinping dalam amendemen konstitusi dan penguatan kendali militer, namun akhirnya “dibuang setelah dimanfaatkan”, menjadi korban pembersihan politik.

Mengenai rumor kudeta militer atau pasukan masuk ke Beijing, Hu Liren menyatakan skeptisisme. Menurutnya, sistem pengamanan politik dan kontrol militer PKT yang telah terbentuk selama puluhan tahun membuat kemungkinan konflik militer terbuka dalam jangka pendek sangat kecil.

Hu Liren juga memperkirakan bahwa Politbiro PKT akan menggelar rapat dalam beberapa hari ke depan, yang mana akan menjadi titik penting untuk mengamati arah situasi. (Hui)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mau Dikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PPATK Endus Perputaran Uang di Tambang Emas Ilegal Capai Rp 992 T
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Roy Suryo Cs Uji Materi soal Pencemaran Nama Baik dan Fitnah ke MK
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua sekaligus Wakil Ketua OJK
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Jenazah Wagub Sulbar Salim S Mengga Disemayamkan di Mess Sulbar di Makassar
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.