Kepala LPS Wilayah III Puji Kehadiran Cafe Penna De La Ville, Jadi Destinasi Berkelas di Graha Pena Makassar

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Cafe Penna De La Ville resmi dibuka melalui Opening Ceremony yang digelar di Gedung Fajar Graha Pena Lantai 1, Jalan Urip Sumoharjo No. 20 Makassar, Sabtu (31/1/2026).

Kehadiran cafe ini langsung mencuri perhatian sebagai ruang baru dengan konsep unik. Memadukan arsitektur, kopi, dan pengalaman kota Eropa dalam satu gedung.

Kepala Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua, Fuad Zaen, tidak segan-segan memuji. Menyebut Penna De La Ville sebagai sebuah transformasi ruang biasa menjadi destinasi berkelas.

“Sejak 2024 saya menjadi saksi bagaimana lantai satu Gedung Graha Pena ini awalnya terasa biasa saja. Akan tetapi, hari ini berubah menjadi sebuah hidden gems yang patut dibanggakan warga Kota Makassar,” ujar Fuad.

Fuad mengaku penasaran saat melihat proses pembangunan kafe tersebut. Rasa penasarannya terjawab setelah berdiskusi langsung dengan Owner Penna De La Ville, Irwan Muharyono.

Ia juga mengapresiasi kualitas layanan dan produk Penna De La Ville. Bahkan, sebelum peresmian, Fuad mengaku sudah beberapa kali berkunjung.

“Sejak kafe ini dibuka soft opening, saya bisa dua sampai tiga kali seminggu nongkrong di sini. Saya harus akui, baristanya terlatih dan produknya sangat oke. Ini jadi alternatif baru untuk menerima tamu, rapat, atau sekadar santai,” tuturnya.

Menurut Fuad, kehadiran Penna De La Ville memberi nilai tambah bagi Gedung Graha Pena. Ia bahkan menyebut tempat ini cocok bagi warga Makassar yang rindu suasana Eropa atau ingin membuat konten media sosial.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang III (Kemasyarakatan), Andi Herfida Attas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penna De La Ville yang dinilai memperkaya wajah Kota Makassar.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mewujudkan tempat ini. Kehadiran Penna De La Ville menambah warna baru dalam lanskap kota kita,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Penna De La Ville bukan sekadar tempat nongkrong, tetapi simbol tumbuhnya ekosistem kreatif dan ruang publik berkualitas di Makassar.

“Makassar hari ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga karakter kota. Kita ingin Makassar dikenal sebagai kota yang hidup, ramah, kreatif, dan memberi ruang bagi lahirnya ide-ide besar,” ujarnya.

Andi Herfida menilai konsep yang diusung Penna De La Ville sejalan dengan arah pembangunan kota.

“Tempat seperti ini menyatukan seni, budaya, interaksi sosial, dan pengalaman yang berkesan. Ini juga mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang menjadi andalan Kota Makassar,” jelasnya.

Dengan konsep ruang yang berbeda, Penna De La Ville diharapkan menjadi salah satu destinasi favorit baru warga Makassar sekaligus memperkuat citra kota sebagai ruang hidup yang kreatif dan berdaya saing. (irm)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lavani dan Phonska puncaki klasemen akhir putaran pertama Proliga 2026
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Menko PMK Pratikno Bantah Rumor Dirinya Mundur dari Kabinet Merah Putih
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Menjembatani Karbon Biru dan Profitabilitas Tambak Udang
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Kaget Harvard Bilang Indonesia Nomor Satu Kalahkan AS
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Akibat Elon Musk Salah Pergaulan dengan Donald Trump, Penjualan Tesla Rontok di Tahun 2025
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.